Kinerjanya Selama 4 Tahun Dirasakan Rakyat

Usung Dosmar Banjarnahor Cabup Humbahas, PDI Perjuangan Diapresiasi Warga

Rabu, 19 Februari 2020 | 23:31 WIB

Humbahas – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Rabu (19/2) menetapkan Dosmar Banjarnahor,SE sebagai Calon Bupati Humbang Hasundutan (Cabup Humbahas) di Pilkada Humbahas 23 September. Dosmar akan berpasangan bersama Ir.Yanto Sitohang.

Menanggapi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan tersebut, seorang warga Humbahas, Budi Marbun yang dihubungi Medan Pos, Rabu (19/2) malam mengapresiasi keputusan tersebut. “Sebagai warga Humbahas, saya mengapresiasi PDI Perjuangan. Sudah tepat PDI Perjuangan merekomendasikan dan mengusung incumbent di Pilkada September mendatang”, kata Budi yang dihubungi melalui pesan Whats App.

Menurut Ketua Sanggar Bakkara tersebut, ditetapkannya kembali Dosmar sebagai Cabup periode 2020-2025, karena PDI Perjuangan sudah melihat kinerja Dosmar Banjarnahor selama 4 tahun menjabat Bupati. “Dosmar jelas sudah berbuat dan bekerja keras membangun Humbahas. Kurun waktu 4 tahun kinerjanya jelas dirasakan masyarakat khususnya petani. Saya melihat Dosmar pekerja keras. Saya sudah pernah melihat beliau di Jakarta, bahkan naik gojek pun beliau mau untuk mengunjungi kantor kantor kementerian demi kepentingan rakyatnya”, sebut Budi.

Pun demikian, tambah Budi Marbun, penggiat seni di Humbahas itu, Dosmar masih ada kekurangan, karena tidak ada di dunia ini yang sempurna selain Tuhan. Karenanya, untuk pembangunan yang berkelanjutan dan memaksimalkan semua program yang belum terlaksana, sangat tepat PDI Perjuangan menetapkan Dosmar Banjarnahor sebagai Cabup di Pilkada mendatang.

Budi Marbun menambahkan, dari hasil survey di Humbahas, incumbent masih unggul dari beberapa bakal calon (Balon) Bupati lainnya. Budi Marbun yakin jika partai politik seperti Partai Perindo, Demokrat dan lainnya akan mengusung Dosmar di Pilkada 2020.

Sementara itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengaku jika hasil kerjanya bersama Wakil Bupati selama ini telah menunjukkan hasil dan telah dinikmati masyarakat, khususnya petani. Pengakuan itu dikemukakan Dosmar saat bincang-bincang dengan wartawan ketika mendaftar sebagai Balon Bupati ke Partai Demokrat di Medan baru-baru ini .

Indikatornya sebut Dosmar, jumlah perolehan dana insentif desa (DID) dari pemerintah pusat saat ini nilainya meningkat cukup signifikan. Sebelumnya Humbahas hanya mendapat belasan miliar, dan kini menjadi sekitar Rp30 miliar. Demikian juga persentase penduduk miskin sudah menurun, pada lima tahun ke depan jumlah penduduk miskin ditargetkan turun berkisar enam persen dari saat ini berkisar sembilan persen.

Itu akan diwujudkan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian, khususnya jagung dan kopi. Dosmar juga menjadikan sektor peternakan sebagai sektor ekonomi utama di Humbahas. “Kita akan arahkan petani untuk menanam tanaman produksi yang bisa maksimal ditanam di tanahnya. Kita juga siapkan pasarnya, khususnya untuk kopi dan jagung. Untuk peternakan, kita bisa maksimalkan banyak lahan kosong. Kita akan panggil investor,” ujar pria kelahiran 12 April 1976 tersebut. (mam)