Walikota Tebing Tinggi Terima Kunjungan Anggota DPRD Sumut Bahas PTM 

Senin, 13 September 2021 | 20:14 WIB
Tebing Tinggi, MPOL : Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan menerima kunjungan resmi (Audensi) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Komisi D dari Fraksi PKS, H Hanafi, LC, Senin (13/9/2021) di Rumah Dinas Walikota Jalan Sutomo.
Audensi ini turut dihadiri, Tenaga Ahli DPRD Provinsi Sumut Muheru Abdullah, Anggota DPRD Kota Fraksi PKS Anda Yasser, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Plt Kepala BPBD Wahid Sitorus dan Plt Kepala Satpol PP YB. Hutapea.
Dalam audiensi yang tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, Walikota mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan menyampaikan hal terkait jalan rusak serta pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) di Kota Tebingtinggi.
Walikota menjelaskan, dalam Pembelajaran Tatap Muka yang dilaksanakan, Protokol Kesehatan menjadi persyaratan utama dengan 5 aspek SIAP yakni, SIAP sekolah, SIAP guru, SIAP murid, SIAP kurikulum dan SIAP orang tua.
“Ada ketegasan kalau nanti ada terkena Covid-19, baik guru maupun murid, maka sekolah tutup dulu,” kata Walikota.
Terkait kerusakan jalan di Kota Tebingtinggi (khususnya jalan provinsi), ini disebabkan pembangunan jalan tol, yang mana disebutkan dalam perjanjian, apabila sudah selesai pembangunan jalan tol, akan di perbaiki (jalan rusak,red).
“Kita berharap DPRD provinsi menyampaikan inspirasi kami dan semoga ini bisa dituntaskan,” harap Walikota.
Sebelumnya, disampaikan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Komisi D dari Fraksi PKS H. Hanafi, bahwa kunjungan adalah audiensi terkait pemantauan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) di Kabupaten, Kota se-Provinsi Sumatera Utara.
“Sebagaimana dan sejauh mana penerapannya di Kabupaten/Kota. Hari ini saya berkunjung ke Kota Tebingtinggi, terkait prokes levelisasi kota ini,” ucap Hanafi.
Ditambahkan Hanafi, dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah dimulai di Kota Tebingtinggi, kita berharap pemerintah Kota Tebingtinggi tetap berupaya dalam menerapkan 5 aspek SIAP dan sinkron dengan sekolah yang berada dibawah naungan Provinsi (SMA dan SMK).
“Ini jadi inspirasi bagi saya, yang akan saya coba untuk sinkronkan dengan kebijakan provinsi, provinsi juga harus melakukan hal terbaik, bersinergi dengan sekolah yang berada dibawah naungan provinsi (SMA dan SMK), ada sinkron dan regulasi yang jelas,” ujarnya. **