Meutya Hafid Bagikan Buku ‘168 Jam Dalam Sandera’ ke PWI Tebing Tinggi

Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:13 WIB
Tebing Tinggi, MPOL : Politikus Partai Golongan Karya, Meutya Hafid bagikan buku kisah memoar jurnalis Indonesia yang disandera di Irak berjudul ‘168 Jam Dalam Sandera’ kepada pengurus PWI Kota Tebingtinggi, Selasa (27/10/2020) di Sekretariat PWI Tebingtinggi Jalan Gereja.
Kisah Meutya Hafid yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPR RI dan pernah menjadi pembawa acara berita disalah satu televisi ini ditulis dalam buku setebal 255 halaman dan dibagikan melalui pengurus Partai Golkar Sumut Pahala Sitorus.
Pahala Sitorus mengatakan, buku ini ditulis terinspirasi oleh kisah seorang jurnalis yang pada saat itu mendapat penugasan kewilayah konplik di Irak. Pada saat itu Meutya Hafid disandera selama 168 jam. Tetapi akibat keuletan, kegigihan, ketekunan dan keyakinannya, maka dia selamat dan saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan dan keamanan.
“Karena saya memiliki komunikasi yang baik ke beliau maka kisah dia ini yang sudah berbentuk buku saya bawa untuk saya teruskan kepada rekan-rekan jurnalis, sehingga ini dapat memberikan semangat baru bagi wartawan-wartawan yang ada di Kota Tebingtinggi,” ujar Pahala Sitorus.
Menurut Pahala Sitorus mantan Anggota DPRD Tebingtinggi ini, dalam kisah ini luar biasa sebenarnya peran jurnalis untuk membangun negeri ini, maka wartawan dan jurnalis itu sudah masuk salah satu pilar didalam konsep pembangunan di negeri ini. Bukan hanya sekedar media informasi tetapi media yang mencerdaskan anak bangsa, katanya.
Sementara itu Ketua PWI Kota Tebingtinggi Abdullah Sani Hasibuan mengucapkan terimakasih atas kunjungan Anggota Partai Golkar Sumut Pahala Sitorus. Bagi PWI sosok Meutya Hafid tidak asing lagi dan banyak mengisi kegiatan-kegiatan jurnalis khususnya di Sumatera Utara.
“Semoga buku yang diterima dapat menginspirasi dan menjadi kekuatan didalam melaksanakan tugas jurnalistik,” ujar Sani.
Kunjungan Pahala Sitorus ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tebingtinggi disambut Ketua bersama unsur pengurus. **