Warga Keluhkan Akses Jalan Menuju Kecamatan Parmonangan, Nikson: Akan Segera Diperbaiki

Kamis, 29 April 2021 | 13:15 WIB

 

Taput, MPOL: Jalan akses menuju Parmonangan tepatnya di ruas jalan Aek Bulu Desa Horisan Ranggitgit, Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara, (Taput) beberapa bulan terakhir mengalami kondisi memprihatinkan. Aspal yang tadinya menjadi permukaan lintasan jalan, di beberapa titik tidak lagi utuh bahkan terbentuk sejumlah kubangan, yang membahayakan pengguna jalan.

Hal ini disaksikan putra daerah Kecamatan Parmonangan, Adol Frian Manalu Rumaijuk,STP,MMA yang pada perayaan Paskah 2021 kemarin pulang ke daerah itu.

Adol menceritakan, kondisi jalan sangat memprihatinkan. “Kemarin kita tidak menduga bisa terjadi kerusakan seperti itu, cukup parah,” katanya, melalui pesan singkat WA.

Kemudian kondisi itu disampaikannya kepada Bupati Taput, Drs Nikson Nababan,M.Si dengan harapan agar pemerintah memberikan perhatian untuk kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut. Dimana kondisi ruas jalan yang menanjak dan berkelok akan sangat membahayakan warga. Selain itu, akan mempersulit akses transportasi dari dan ke ibu kota kecamatan, Parmonangan.

“Jalan ini merupakan akses yang digunakan warga dan perangkat pemerintahan, termasuk camat ketika akan menuju kota Tarutung. Sangat vital keberadaan jalan itu,” ujarnya.

Wakil Sekretaris Parsadaan Toga Manalu Boru/Bere (PTMBB) Indonesia itu mengapresiasi respon Bupati Taput saat mendapat laporan darinya tentang kondisi jalan tersebut.

“Saat saya sampaikan ke bapak bupati, beliau langsung merespon. Bahkan langsung mengatakan bahwa pemerintah sudah akan segera melakukan perbaikan di ruas jalan tersebut,” jelasnya.

Untuk itulah, Adol berharap agar dengan pengerjaan perbaikan jalan tersebut aktivitas warga tidak lagi terganggu. Dia menyarankan agar perbaikan saluran drainase juga dilakukan agar air limpahan saat hujan tidak merusak badan jalan.

“Saat ini saluran tidak ada lagi, tertimbun sedimentasi, kita harap drainase akan turut dibangun,”katanya.

Selain itu, dia juga berharap petugas perawatan jalan kembali diaktifkan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya ada yang bertugas melakukan pembabatan tumbuhan liar di sempadan jalan dan saluran drainase.

“Keberadaan petugas ini kita rasa akan mampu menjaga ketahanan aspal jalan,” ujarnya. **