Kapoldasu : Keterpaduan TNI/Polri Bersama Pemerintah Dapat Mengatasi Dampak Gempa Di Taput

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:10 WIB

Taput, MPOL- Kepala Kepolisian Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Panca Putra Simajuntak turun langsung paska gempa 6,0 SR yang mengguncang Tapanuli Utara Sabtu 1 Oktober 2022 sekira pukul 2.30 Wib.

” Setelah saya dapat informasi terjadinya gempa di Taput, saya langsung komunikasi dengan Pangdam I/BB untuk berbagi tugas. Seijin Gubsu Edy Rahmayadi, saya turun kesini untuk meninjau dampak gempa tadi pagi,” ujar Panca Putra saat memberikan keterangan persnya di RSUD Tarutung, Sabtu (1/10).

Saya senang, ternyata Bupati Nikson Nababan bersama Dandim 0210/TU Letkol Hari Sandra bersama Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi sudah terlebih dahulu turun mengevakuasi korban terdampak gempa.

” Begitu juga dengan pak Danrem sudah turun ke Tarutung,” ucapnya.

Pantauan medanposonline, Kapoldasu bersama bupati Nikson Nababan dan Forkopimda terlebih dahulu meninjau terbakarnya 18 kios di Sarulla Kecamatan Pahae Jae.

Usai dari Sarulla, Kapoldasu bersama Nikson Nababan naik heli kembali ke Tarutung untuk menjenguk para korban luka yang telah dievakuasi dampak gempa di RSUD Tarutung.

Selanjutnya jenderal bintang dua itu mengatakan, kerusakan akibat gempa, seperti jalan retak, longsor seijin Gubsu
akan secepatnya diperbaiki. Teman-teman dari Kementrian PUPR dan BWS sudah turun.

” Saya minta kepada warga yang terdampak gempa tidak perlu takut. Dan jangan mau terprovokasi dengan issu-issu miring dari orang yang tidak bertanggung jawab. Kami tetap komunikasi dengan BMKG untuk memberikan informasi akurat terkait dengan gempa susulan,” pintanya.

Kita sudah sepakat tadi sama Pak Danrem dan bupati. Saat ini para Babhinsa, Babhinkamtibmas dengan Kepala Desa turun terus melakukan patroli dan memberikan himbauan kepada masyarakat.

Termasuk Kapolres kita minta untuk melaksanakan patroli ditempat-tempat yang terdampak gempa tersebut, supaya dijauhkan dari niat tidak baik ke masyarakat.

Saya minta ke masyarakat, jangan gampang membuat berita-berita medsos yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kepastiannya.

” Percayalah sudah ada posko tempat perkembangan paska gempa,” sebutnya.

Saat ini kita masuk ke tahap untuk membantu membersihkan puing-puing rumah-rumah warga, gedung tempat ibadah terdampak gempa.

Seperti yang pak bupati katakan, hanya empat kecamatan yang mengalami dampak langsung akibat gempa tadi pagi.

” Keterpaduan TNI /Polri bersama Pemerintah daerah kita bisa mengatasi dampak gempa di Tapanuli Utara,” tegasnya.**