8 Kecamatan Dilakukan Penundaan Penerbitan Izin Pesta Selama Bulan Suci Ramadhan Dan Idul Fitri 1442 H

Selasa, 4 Mei 2021 | 10:03 WIB

 

Taput, MPOL:Menindaklanjuti intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 09 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Penanganan Covid-19 ditingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Serta Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berikut Surat Edaran Adendum Surat Edaran Dimaksud Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah Dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Dan juga Surat Edaran Penanganan Covid-19 Pemerintah Propinsi Sumatera Utara Nomor : 1009/SPT/Covid-19 IV/2021 Tanggal 9 Apri 2021.

Maka guna pengendalian dan mencegah serta penanganan Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara selama bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri 1442 Hijriyah agar mematuhi 16 poin ketentuan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan seluruh warga masyarakat.

Salah satunya pada poin ke 15 yang mengatakan, mengizinkan kegiatan sosial seperti pesta adat dengan tetap memperhatikan Protokoler Kesehatan yang ketat sebagaimana diatur dalam dalam kesepakatan Forkopimda terdahulu.

Akan tetapi, bagi delapan (8) Kecamatan yaitu Sipoholon, Tarutung, Siatas Barita, Pahae Julu, Pangaribuan, Garoga, Siborong-borong dan Muara dilakukan penundaan penerbitan izin kegiatan sosial/pesta.

” Apabila izin pesta sudah terbit tetap dapat dilaksanakan dengan Prokes yang ketat,” ujar ketua satuan tugas penanganan Covid-19 Taput Drs.Nikson Nababan saat rapat bersama Forkopimda yang berlangsung di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati, Senin (3/5).**