Antisipasi Masuknya Peredaran Narkoba ke Tanjungbalai

Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Hentikan Kapal Tanpa Nama

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:17 WIB

Tanjungbalai.MPOL:Untuk mencegah masuknya peredaran narkoba ke Tanjungbalai Personil Satpolair Polres TanjungbaIai melakukan patroli perairan dan berhasil menghentikan sebuah kapal nelayan guna pemeriksaan jumat (24/6)di kawasan Polres Tanjungbalai.

Patroli dilakukan bertujuan untuk melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga membawa Pekerja Migran Ilegal (PMI), barang ilegal yang dilarang keluar atau masuk melalui perairan Tanjungbalai, Ilegal fishing, PMI yang keluar atau masuk dengan cara menumpang di kapal dan barang-barang illegal lain nya seperti ballpress serta narkoba.

Selain itu patroli juga bertujuan menjaga keselamatan berlayar terhadap nelayan agar terlebih dahulu sebelum melakukan keberangkatan melaut dilakukan pemeriksaan seperti periksa mesin, melengkapi dan membawa dokumen kapal, melengkapi dan membawa alat-alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring boy, apar dan kotak P3K.

Kapolres TanjungbaIai AKBP Triyadi SH. SIK, melalui Kasatpolair Polres TanjungbaIai AKP T. Sianturi mengatakan “Pada Hari Jum’at Tanggal 24 Juni 2022, sekitar Pukul 00.03 Wib, kapal Patroli KP. II- 1023 Satpolairud Polres Tanjungbalai yang diawaki team regu II yaitu Aiptu Holid dan Aipda S. Butar-butar melakukan pengejaran terhadap Satu unit kapal yang datang dari laut tujuan Tanjungbalai diposisi atau koordinat N = 2° 58′ 27,888″ E = 99° 48′ 30,528″, kapal tersebut dapat dihentikan,” Kata Kasat.

“Hasil dari pemeriksaan terhadap kapal tanpa nama dan tanda selar juga tidak memiliki dokumen lengkap yang di Nakhodai oleh Alam. Selanjutnya kepada nahkoda diberi himbauan dan arahan agar memeriksa body dan mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut,” Tambahnya.

“Kapal yang berpenumpang atau Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak-banyaknya Tiga orang, kapal yang bermuatan fiber berisi ikan tersebut lalu dipersilahkan melanjutkan perjalanan nya kembali ke Tanjungbalai, karena tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum,” Ucap AKP T. Sianturi mengakhiri.(TB/03)