Soal Permintaan TPL Ditutup: PMPHI Sumut Curigai Pernyataan Ketua MPR dan Pihak Tertentu

Minggu, 13 Juni 2021 | 13:23 WIB

 

Medan, MPOL : Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat menyebut, pihaknya mencurigai pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo yang menyuruh TPL tutup, dan juga mencurigai pihak -pihak tertentu.

” Spontan pernyataan ketua MPR menimbulkan kecurigaan bagi kami. Apakah Bamsoet pelawak atau tidak sadar dia ketua MPR sehingga latah,” kata Gandi Parapat di Medan Minggu (13/6/2021) siang.

Menurut Gandi, PMPHI Sumut tidak langsung menyahuti suara yang meminta Toba Pulp Lestari (TPL) ditutup atas suara kelompok kecil masyarakat Sumut.

” Kalau benar suara-suara seperti yang disuaraka Pdt Faber Manurung, kami pasti ikut mendukungnya walaupun tidak diminta”,kata Gandi.

Atas suara dan peristiwa yang dituntut Pdt Faber Manurung, PMPHI Sumut kata Gandi Parapat telah menyurati TPL untuk audiensi, dan hasil audiensi, didapat info yang menindaklanjuti laporan Pdt Faber Maburung yakni : Menko Marves , Kementrian Lingkungan Hidup, Mabes Polri, Poldasu ,Polres Toba, Pemkab Toba, Dinas Lingkungan Hidup Toba.

” Jadi seharusnya bapak ketua MPR tersebut jangan melawak, tanya dulu bagaimana, dan tidak perlu latah”, kata Gandi Parapat.

Disamping pelawak yang tidk populer, kata Gandi, PMPHI Sumut berharap jangan sampai ada tuduhan negatif kepada ketua MPR akibat asal bicara.

“Menurut berita, ada kelompok atau lembaga yang menjanjikan kepada anggotanya akan mendapat tanah, tapi akhirnya anggota lembaga tersebut sadar. Jadi kalau benar-benar menyalah, dan yang menuntut tutup TPL tidak menyalah, seluruh lapisan masyarakat akan memintah TPL ditutup. Jadi kami tidak perlu meneliti lagi kepentingan dan kelompok mana yang minta agar TPL ditutup, kami sudah tau dari berita media, dan juga dari berkas yang kami minta dari TPL. Hanya harapan kami kepada semua lapisan masyarakat termasuk organisasi Agama Kristen tidak asal bersuara yang bisa mempermalukan diri sendiri”, tutup Korwil PMPHI Sumut tersebut.**