Soal Penembakan Brigadir J, FSM Sumut: Percayakan kepada Kapolri

Minggu, 7 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Medan, MPOL : Penanganan kasus penembakan yang menyebabkan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J tewas di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, sampai saat ini masih berproses. Bahkan, Tim Irsus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih bekerja secara maksimal untuk menjawab opini masyarakat.

Selain itu, ketegasan Kapolri ditunjukkan dengan mengeluarkan telegram rahasia (TR) khusus dengan memutasi 15 jabatan kepolisian.

Mereka yang dimutasi dianggap telah menghambat proses penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan Brigadir J. Tiga diantaranya 3 personil perwira tinggi (Pati).

Terkait persoalan dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J, Forum Silaturahmi Mahasiswa (FSM) Sumut mengajak masyarakat untuk mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada Kapolri dalam proses penyelesaian kasus tersebut.

Koordinator FSM Sumut, Tengku Ibrahim Bazhier, mengajak masyarakat khususnya di Sumatera Utara untuk tidak membuat asumsi yang memperkeruh keadaan.

“Mari kita bersama percayakan sepenuhnya kepada Kapolri sebagai pimpinan tertinggi Polri. Pak Kapolri sudah membentuk tim khusus untuk menyelesaikan persoalan ini. Sejauh ini sudah 25 orang diperiksa,” kata Ibrahim di Medan, Minggu (7/8/2022).

FSM Sumut, lanjut dikatakan Ibrahim, juga meminta kepada masyarakat agar menahan diri untuk tidak berkomentar yang berpotensi menimbulkan asumsi liar di kalangan masyarakat, sehingga timsus bisa lebih fokus dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Saya berkoordinasi dengan Sekjen Majelis Nasional FSM Sumut, Muhammad Rizki Dwi Putra terkait hal ini. Kami meyakini penuh bahwa setelah nantinya persoalan kasus ini dapat diselesaikan oleh Kapolri, tentu masyarakat Indonesia akan mengapresiasi penuh Kapolri,” tukasnya.

FSM SUMUT sangat percaya bahwa Kapolri bisa menyelesaikan kasus ini dengan lugas dan tuntas tanpa pandang bulu. *