Sumber Dana APBD, Rp 950 Juta Biaya Cetak Majalah Haroan Bolon Simalungun Diperbincangkan

Senin, 11 Juli 2022 | 12:49 WIB

 

Simalungun, MPOL; Majalah Haroan Bolon milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terbit sejak awal tahun 2022 yang sumber dana APBD tahun 2022 senilai Rp 950 juta yang dikelola Dinas Kominfo saat ini hangat diperbincangkan.

Pasalnya majalah interen Pemkab Simalungun itu yang diberikan kepada para kepala sekolah SMP dan SD serta para pangulu (kepala desa) di kenakan biaya.

Beberapa kepala sekolah dan pangulu  yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan, majalah Haroan Bolon itu datang sekali sebulan di kenakan biaya Rp 50 ribu.

“Kalau kami para kepala sekolah pembayarannya melalui kordinator wilayah (Korwil) kecamatan.Kami takut pak sebab jika identitas kami disebutkan di media jabatan terancam dicopot bahkan dipinda ke tempat terpencil”, ujar salah seorang kepala SD.

Pangulu juga mengakui majalah Haroan Bolon awalnya seluruh kepala desa se Kabupaten Simalungun dibagikan, namun belakangan ini majalah itu tidak tentu datangnya.

Pangulu juga mengakui setiap bulannya dikutip Rp 50 ribu/majalah.

Sementara keterangan yang diperoh dari Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Nagori (BPMN) Simalungun, Jum’at (8/7/2022) lalu mengatakan, majalah Haroan Bolon milik Pemkab Simalungun tidak ada sangkut pautnya kepada BPMN.

Salah sorang pegawai bermarga Saragih mengatakan jumlah pangulu se Kabupaten Simalungun lebih kurang 386 belum termasuk lurah.

Semantara Jepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Zokson Silalahi ketika akan dikonfirmasi Jumat lalu tidak berhasil, staf mengatakan Kadis sedang rapat dengan bupati.

Pelaksana Tugas Kadis Kominfo Simalungun, SML Mangunsong SH selaku Kuasa Oengguna Anggaran juga menyebutkan lagi sibuk mendampingi bupati.

Sekretaris Dinas Kominfo Simalungun ,Rian Pakpahan mengakui biaya cetak Majalah Haroan Bolon Rp 950 juta sudah termasuk pajak, dengan rincian Rp 78 juta dan 2124 eksemplar terbit setiap bulan dan dibagikan secara gratis kepada kepala sekolah,pangulu, camat dan kepala OPD Pemkab Simalungun.***