55 Ha  Proyek Replanting Kelapa Sawit Afdeling I Kebun Marihat Diduga Tidak Sesuai Ketentuan Pola Tanam

Kamis, 22 September 2022 | 09:22 WIB

Simalungun,MPOL-   PT Perkebunan  Marihat sedang melaksanakan program peremajaan kelapa sawit (replanting) di lahan seluas 55 ha sangat disayangkan, proyek replanting perkebunan kelapa sawit dengan dana miliaran rupiah yang dikerjakan oleh beberapa perusahaan vendor pemenang tender, diragukan kualitasnya. Hal itu disebabkan adanya dugaan pengerjaan replanting tidak sesuai dengan pola tanam yang diharapkan.

Pengerjaandi lahan sawit di Afdeling I Kebun Marihat, Kabupaten Simalungun, dipercayakan untuk melakukan penanaman pohon sawit baru, PT Ambia Mozza Indo, milik Dora Simanjuntak, diduga tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Vendor yang dipercaya melakukan replanting Dora Simanjuntak ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp rabu 21/9  tentang ketentuan ukuran kedalaman tanah untuk menanam pohon sawit baru, enggan memberikan penjelasan.

Sementara hasil pantauan wartawan  di lapangan ribuan batang pohon sawit baru telah ditanam oleh PT Ambia Mozza Indo (Dora Simanjuntak), di puluhan hektar lahan milik Afdeling I Kebun Marihat, disinyalir tidak pada lubang tanam berukuran 60 cm lebar atas x 40 cm lebar bawah x 60 cm dalam lubang.

Begitu juga dengan jarak masing-masing pohon sawit baru, diduga tidak sesuai ukuran yang telah menjadi ketentuan dalam proyek replanting. Jarak tanam antar baris pohon kelapa sawit diduga tidak sesuai yang diharapkan.

Hasil pengerjaan tanam pohon sawit baru yang dilakukan PT Ambia Mozza Indo (Dora Simanjuntak), itu disebut-sebut kurang pengawasan dari asisten Afdeling I Kebun Marihat, Poltak Purba.

Karyawan yang menjaga penanaman kelapa Sawit yang mengaku marga Simatupang mengatakan penanaman Sawit di afdeling I ini sudah hampir rampung.Poltak Purba asisten afdeling I ketika dikonfirmasi via selulernya tidak berhasil.**