RKPD Pemkab Samosir 2021, Bangun SDM, Pariwisata dan Pertanian

Jumat, 14 Februari 2020 | 02:48 WIB

 

Ronggurnihuta (medanposonline.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir yang saat ini sudah berumur 15 tahun setelah dimekarkan dari Kabupaten Tobasa (Toba Samosir), mengalami perkembangan yang pesat terutama dibidang infrastruktur yang menunjang berkembangnya sektor pariwisata dan pertanian dibanding dengan Kabupaten lain yang sama sama dimekarkan saat itu.
Hal ini tentu hasil dari kerja keras aparat Pemkab yang bergandengan tangan dengan masyarakat. Selain itu perhatian  khusus Pemerintah Pusat yakni Presiden Joko Widodo untuk memajukan Danau Toba demi tercapainya kesejahteraan  masyarakat secara umum.
Demikian diungkapkan Bupati Samosir, Drs Rapidin Simbolon MM saat membuka Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan)  di aula  Kantor Kecamatan Ronggurni Huta  Kabupaten Samosir, Kamis (13/2).
Bupati mencontohkan, perkembangan pembangunan Kabupaten Samosir tidak jauh beda dengan perkembangan manusia yang sehat. Ibaratnya, Kabupaten Samosir masih duduk di Kelas 3 SMP, beranjak remaja. Tahun depan berarti sudah duduk di SLTA. Kalau wanita, tentu sudah mulai kelihatan cantik dan bersolek sendiri. Demikian selanjutnya hingga mampu berdiri sendiri. Sehingga kecantikannya akan dilirik oleh lawan jenisnya.
Demikian juga perjalanan pembangunan di Kabupaten ini. Berarti 4 tahun lagi Samosir akan jadi Incaran para Investor apabila dibina dengan baik.
Menurut Bupati, pada pembangunan  tahun 2021, Pemkab Samosir telah membuat tema RKPD (Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah) yakni, pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia), pemantapan dibidang pariwisata  dan pertaniàn. Kesemuanya ini untuk mencapai Visi Misi Kabupaten, kata Rapidin.
Misalnya di Kecamatan Ronggur ni Huta ini kata Bupati, adalah Kecamatan yang geografisnya terletak di dataran tinggi, tepatnya di pertengahan dari Tomok hingga ke OnanRunggu (dari ujung ke ujung sekitar Pulau Samosir). Kini  infrastrukturnya cukup lumayan, jalan sudah dihotmix, tentunya masyarakat harus mengambil bagian dari kemajuan ini walau masih ada yang harus dibenahi. Apalagi Kecamatan ini dikenal dengan penghasil kopi terbesar di Samosir.
Hal itu diamini oleh Camat Ronggurni Huta, Sitor Silalahi. Masih banyak yang harus dibangun infrastuktur pendukung, tentunya harus bertahap. “Kita telah menampung usulan usulan sesuai dengan Rembug Desa dan akan di tampung pada anggaran tahun 2021,” kata Camat pada Musrenbang yang dihadiri Kepala Bapeda Rudi Siahaan, Kadis PUPR Pantas Samosir, unsur MuspiKa, tokoh masyarakat dan 8  Kepala Desa se Kecamatan Ronggurni Huta. (TS.03)