PTPN III Kebun Bangun Minta Polisi Tangkap Pelaku Perusakan Tanaman Sawit Milik Negara 

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:28 WIB

 

Pematang Siantar, MPOL: PT- Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Kebun Unit Bangun meminta kepada aparat Kepolisian menindak tegas dan menangkap pelaku perusak tanaman sawit milik negara.

“Kami meminta aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Polres Pematang Siantar dapat segera melakukan penyelidikan dan menemukan serta menangkap pelaku, ungkap Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN III Kebun Bangun, Doni F Manurung SH kepada Medan Pos ketika dikonfirmasi Rabu (25/01/2023/) terkait perusakan pohon sawit di areal  hak guna usaha (HGU) afdeling IV PTPN III Kebun Bangun Kelurahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar.

Menurutnya, harapan ini disampaikannya agar kejadian yang sama tidak terulang lagi dan meminta aparat Polres Pematangsiantar secara tegas mengambil sikap dalam penegakkan hukum.

Dijelaskakan Doni Manurung, dari hasil pengecekkan dan hitungan terkahir  pihak kami di lapangan bahwa sebanyak 289 pokok sawit baru tanam berumur sekitar 2- 3 bulan diduga dirusak orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (21/01/2023).

Atas kerusakan itu, keesokan harinya, Minggu (22/01/2023) pihak PTPN III Bangun membuat pengaduan/laporan  ke kantor Polres Pematang Siantar yang diterima Aiptu Sarmail Purba selaku Kanit III SPKT Polres Pematangsiantar, kata Doni Manurung.

Sementara, dalam surat tanda terima laporan polisi (STTLP)B/29/I/2023 Polres Pematang Siantar atas nama pelapor J.Suwanto selaku karyawan BUMN mengatakan, pada, Sabtu (21/01/2023) pagi sekira pukul, 07.00 WIB, di areal PTPN III afdeling IV Kebun Bangun, Kelurahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar diketahuinya pokok sawit baru tanam rusak.

Menurut J.Suwanto, kerusakannya  dengan kondisi batang ada yang terpotong dan diduga diracun, sehingga pokok sawit tersebut mati.

Akibat perstiwa itu, ditaksir pihak PTPN III Kebun Bangun mengalami kerugian sekitar Rp 28.900.000.Kemudian, atas peristiwa pengrusakan tanaman pokok sawit tersebut terlapor dapat dikenakan pidana sesuai pasal 406 KUHP, pungkasnya.**