PT PLN Gelar Pelatihan dan Simulasi Penanganan Bencana 2020.

Rabu, 12 Februari 2020 | 23:46 WIB

Belawan (medanposonline.com) – Untuk mengantisipasi timbulnya bencana atau teror yang terkadang sulit dipredeksi, PT. PLN Unit Pelaksana Pembangkitan Sumatera Bagian Utara di Belawan,  menggelar pelatihan tanggap darurat yang bertujuan untuk meminimalkan dampak resiko yang akan ditimbulkan, Rabu (12/2/20) pukul 09.30 Wib.

Pantuan dilokasi, dalam pelatihan dan simulasi yang digagas perusahaan plat merah berlogo kilat tersebut dengan mengusung tema “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat  Berbudaya K3 Pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”. Hadir memberikan pelatihan sebagai instruktur kepada para pegawai PT. PLN Unit Pelaksana Pembangkitan Sumatera Bagian Utara di Belawan itu, pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, Basarnas, Tim Penjinak Bom dari Koprs Brimob Sumut dan Dinas Pencegah Kebakaran Kota Medan.

Manager Unit Pelaksana Pembangkitan Sumatera Bagian Utara, Syahminan Siregar dikonfirmasi mengatakan, pelatihan tanggap darurat bencana yang digelar berupa management tahap pelaporan tanggap darurat, evakuasi korban bencana, sistem peringatan dini, P3K, Water Rescue, penangulangan kebakaran, penangulangan tumpahan kimia, penangulangan massa yang akan berdemo dan pelatihan dasar tentang penjinakan bom, Vertical Rescue (menolong korban kebakaran dari atas gedung).

“Karena kita salah satu bagian dari objek vital nasional dan tahu bahwa Unit Pelakasan Pembangkitan Belawan ini termasuk yang terbesar di Sumatera sebagai penyuplai sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara, yang mencapai 50 sampai 60 persen. Tentunya kita rawan terhadap gangguan baik dari internal terutama eksternal seperti yang lagi tren seperti teror bom, maka kegiatan ini kita gelar. Intinya agar kita mengetahui dan memahami jika menemukan atau menghadapi sesuatu hal-hal yang tidak kita pahami sebelumnya”, ucapnya.

“Harapan kita, dari digelarnya pelatihan ini manfaatnya bukan hanya untuk internal PT PLN saja, melainkan apabila ada bencana ditengah masyarakat nantinya kita juga dapat berperan memberikan bantuan minimal dalam memberikan bantuan tanggap darurat”, pungkasnya. (Top)