Proses Tender Pengadaan Transportasi CPO di PTPN 3 Dinilai Tidak Wajar

Senin, 8 Maret 2021 | 22:31 WIB

Medan, MPOL : Proses lelang/ pengadaan transportasi CPO senilai Rp12 Miliar untuk PKS Sei Meranti melalui system tender terbuka, dinilai tidak wajar, sebab nilai tawaran PT CAPB sebagai pemenangnya, sama persis dengan nilai tawaran PT.ES.

Akibatnya, banyak pihak meragukan panitia. Bahkan, berdasarkan informasi itu, muncul kecurigaan bahwa kemungkinan besar lelang tersebut telah diatur pemenangnya oleh oknum-oknum petinggi di PTPN 3 yang melibatkan pejabat bagian lelang.

Berdasarkan informasi diperoleh wartawan, Senin kemarin, pekerjaan pengadaan transportasi CPO  itu, sesuai evaluasi panitia, ada 3 perusahaan yang lolos mengikuti pelelangan (tender).

Setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut, secara administrasi baik kelengkapan surat-surat perusahaan dan persyaratan yang diminta sesuai TOR (Term Of Reference) atau kerangka acuan kerja, maka dua perusahaan dinyataan lolos mengikuti lelang tersebut, yakni PT ES dan CAPB.

Sesuai jadwal, system lelang memiliki batas waktu untuk memasukkan penawaran tanggal 16 Februari 2021 pukul 17.00 WIB. PT ES sendiri sudah memasukkan penawaran dengan harganya sesuai waktu yang diberi panitia lelang, atau 15 menit atau pada pukul 16.45, sebelum lelang ditutup by system.

Namun, pada tanggal 26 Februari 2021, team panitia lelang mengumumkan PT CAPB sebagai pemenangnya dengan harga yang sama persis dengan yang ditawarkan PT.ES. Inilah yang menyebabkan kecurigaan bahwa ada campur tangan oknum petinggi di PTPN 3 untuk menentukan pemenang lelang tersebut.

Sementara itu, Humas PTPN III, Tondi, saat dihubungi wartawan mengatakan, semua proses tender di PTPN III sudah ada mekanismenya. Para vendor yang terdaftar sebagai rekanan tetap perusahaan juga diundang mengikuti tender. Prosesnya juga dilakukan secara terbuka, seperti aanwijing, negosiasi harga dan lainnya. (bp)