Perpusnas RI Apresiasi Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Asahan

Senin, 23 November 2020 | 18:27 WIB
Kisaran, MPOL : Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan atas berbagai program yang dibuat demi menguatkan indeks literasi masyarakat di Asahan. Berbagai program selama ini telah dilakukan Pemkab Asahan khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan masyarakat Kabupaten Asahan.Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional RI Drs. Deni Kurniadi M. Hum.
Kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat guna mendukung terwujudnya SDM ungggul menuju Indonesia Maju Tahun 2020 yang digelar Perpusnas dan didukung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Asahan, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan, Senin (23/11/2020).
Dikatakan pada rentang tahun 2030-2035, diprediksi Indinesia akan mendapatkan bonus demografi yang merupakan penomena langka karena hanya terjadi satu kali, yaitu ketika proporsi penduduk usia produktif berada lebih dari dua pertiga jumlah penduduk keseluruhan.
Menciptakan generasi unggul dan berkualitas tidak terjadi dalam hitungan hari, namun harus melalui sejumlah tahapan, kegemaran membaca merupakan aktivitas yang mudah, akan tetapi sulit meluangkan waktu untuk melaksanakannya. Deni mengatakan bahwa keluarga memegang andil penting dalam memupuk budaya membaca, ketika membaca sudah merupakan kebiasaan maka selanjutnya kegiatan membaca akan membudaya dan akan membentuk  karakter seseorang.
Deni mengatakan Perlunya perpustakaan melakukan Transpormasi yang berbasis inklusi sosial  dalam meningkatkan kwalitas hidup dan kesejahteraan masyarakat  yaitu dengan mewujudkan empat peran perpustakaan yaitu perpustakaan sebagai pusat Ilmu pengetahuan dan pusat kebudayaan.Perpustakaan dirancang lebih berdaya guna bagi masyarakat. Perpustakaan menjadi wadah untuk menemukan solusi dari permasalahan kehidupan masyarakat dan perpustakaan memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.Kata Deni.
Sementara itu, Prof. DR. Ir. Johar Arifin Husein, Anggota Komisi X DPR RI, memaparkan peranan legislatif dalam membuat regulasi dan menyetujui anggaran untuk mendukung program prioritas nasional transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. “Setidaknya di Komisi X DPR RI telah mengesahkan dua (2) Undang-undang penting terkait literasi yaitu UU Nomor 3 tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan dan UU Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam,” kata Johar.Terangnya.
Dikesempatan yang sama sambutan Pj. Bupati Asahan yang disampaikan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Misli M Noor, SH, MSi. Ia berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengembangkan tema pada kegiatan ini yaitu Inovasi dan kreatifitas pustakawan dalam menguatkan indeks literasi masyarakat dalam mendukung SDM unggul indonesia Maju Khususnya di Kabupaten Asahan. “Pemkab sangat berterimakasih atas ditetapkannya Kabupaten Asahan sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan peningkatan Indeks Literasi Masyarakat pada hari ini” pungkas Misli. **