Peringati Hari Gizi, INALUM Laksanakan Program Pencegahan Stunting di Dua Wilayah Operasional

Rabu, 26 Januari 2022 | 17:44 WIB

Sei Suka, MPOL: PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) melakukan program pencegahan stunting di wilayah Pabrik Pengolahan (smelter) Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Program ini merupakan komitmen INALUM dalam rangka mendukung program pemerintah dalam penanggulangan stunting nasional sekaligus sebagai langkah perusahaan dalam memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari 2022.

Vice President CSR/TJSL INALUM Ali Hasian menyebut bahwa program ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar perusahaan terutama di Sei Suka. Sekaligus komitmen perusahaan dalam menciptakan generasi penerus yang baik dan sehat di Kabupaten Batu Bara dan khususnya Kecamatan Sei Suka.

“Ini merupakan komitmen dan kepedulian dari perusahaan terhadap tumbuh kembang generasi masa depan di Sei Suka. Kami mengucapkan terima kasih karena perusahaan bisa berkolaborasi bersama Pemkab, PKK, dan Kecamatan untuk mewujudkan generasi sehat di Kabupaten Batu Bara. Kami berharap program ini bisa menciptakan generasi yang sehat, yang bisa membanggakan Batu Bara, dan bisa membuat masa depan Sei Suka yang lebih baik di masa depan,” ujar Ali.

Ketua PKK Kabupaten Batu Bara, Maya Indriasari Zahir, menyampaikan bahwa penanggulangan stunting di Indonesia merupakan salah satu isu krusial yang menjadi salah satu fokus Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Semoga program ini bisa menciptakan generasi penerus yang lebih baik dan bisa membanggakan kita semua dan Indonesia.

“Saya berterima kasih kepada INALUM yang telah turut peduli terhadap pertumbuhan generasi selanjutnya di Kabupaten Batu Bara dan Kecamatan Sei Suka. Semoga program ini bisa bermanfaat dan bisa memberikan kebaikan untuk Kabupaten Batu Bara dan Kecamatan Sei Suka,” ujar Maya.
Pada program ini INALUM menyalurkan bantuan Beras Merah (54 kg), Kacang Hijau (54 kg), Biskuit Bayi (54 bungkus), Multivitamin (54 pak), Sayuran (54 pak), Beras (540 kg), Minyak Goreng (108 liter), Gula Pasir (54 kg), dan Telur Ayam (1620 butir). Diharapkan, bantuan ini bisa meringankan beban Kabupaten Batu Bara dalam penanggulangan dan pencegahan stunting. Paket bantuan diterima langsung oleh Ketua PKK Kabupaten Batu Bara Maya Indriasari Zahir dan Listen Samosir selaku Camat Sei Suka.

Selain penyerahan bantuan, INALUM juga melakukan program penyuluhan kesehatan dengan tema pencegahan stunting kepada 49 KK dari 9 desa dan 1 kelurahan yang berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Sei Suka. Penyuluhan tersebut menghadirkan Vice Presiden Smelter Health INALUM dr. Budi Hariyanto. Ia menyebutkan bahwa program ini akan membantu generasi masa depan di Sei Suka untuk tumbuh lebih baik dan sehat, sehingga masa depan Kabupaten Batu Bara akan lebih cerah dan baik.

“Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi masa depan di Kecamatan Sei Suka yaitu anak-anak, yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Batu Bara, untuk terhindar dari stunting agar mereka bisa tumbuh sehat sesuai dengan visi pemerintah,” ujar Budi.

Program serupa juga dilakukan oleh INALUM di Kecamatan Pohan Meranti Kabupaten Toba. Dalam program ini, PT Inalum (Persero) menyalurkan bantuan berupa Beras Merah (44 kg), Kacang Hijau (44 kg), Biskuit Bayi (44 pak), Multivitamin (88 pak), Buah-buahan (88 pak), Beras 46 (sak), Minyak Goreng (46 pak), Gula Pasir (46 pak) dan Telur (46 papan).

Plt. Camat Pintu Pohan Meranti Josten Sihotang menyebut bahwa program pencegahan stunting bukan sekedar tugas dari pemerintah saja, melainkan tanggung jawab dan tugas dari semua pihak. Oleh karena itu, ia menyebut membutuhkan banyak kolaborasi semua pihak untuk menyukseskan pencegahan stunting di Indonesia.

“Saya berharap anak-anak ini menjadi penerus bangsa, generasi penerus. Terima kasih kepada ibu-ibu yang hadir pada acara seremonial ini, terima kasih kepada pimpinan PT Inalum (Persero) atau yang mewakili beserta jajarannya, Kepala Puskesmas beserta jajarannya dan begitu juga rekan-rekan kami dari kantor Camat Pintu Pohan Meranti. Permasalahan di negara kita yaitu stunting dan obe