Pemkab Pakpak Bharat Peringati Maulid, Wabup: Teladani Pikiran, Ucapan dan Tindakan Nabi Muhammad SAW

Minggu, 31 Oktober 2021 | 22:10 WIB

Pakpak Bharat, MPOL : Wakil Bupati (Wabup) H Mutsyuhito Solin, mengajak segenap kaum muslimin di Kabupaten Pakpak Bharat agar senantiasa meneladani setiap pikiran, perkataan dan tindakan Nabi Besar Muhammad SAW.

Sebab, keteladanan, nilai-nilai kebenaran dan kesucian Al Quran yang ditegakkan Nabi Muhammad SAW pada sekitar 15 abad silam masih sangat dekat bagi kita hingga pada kehidupan serba modern saat ini, tidak pernah luntur dan akan tetap hadir sampai akhir jaman kelak.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat tahun 2021 ini (12 Rabiul Awal 1443 H) di Balai Diklat BKPSD Pakpak Bharat.

Kata Wabup, esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Nabi Muhammad SAW, kita sebagai umat muslim patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, serta tindakan arif dan bijaksana.

Hal ini adalah perilaku yang diwarnai akhlak mulia yang mampu menebar rahmat kepada seluruh semesta alam. Dalam sejarah, mencatat bahwa tatanan kehidupan yang dibangun Nabi Muhammad sangat menjunjung tinggi nilai keadilan, musyawarah, penghormatan hak kemanusiaan, penegakan hukum dan kebersamaan serta keharmonisan yang harus dijaga.

Tatanan kehidupan kenegaraan inilah yang menjadi inspirasi bagi kita semua guna menjaga kerukunan, kedamaian untuk membangun kehidupan yang lebih baik pada masa datang, ujar Wabup

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini terasa berbeda dari tahun-tahun. Sebelumnya dimana panitia sengaja membatasi tamu undangan yang hadir, dikarenakan aturan dan protokol kesehatan diterapkan sangat ketat bagi tamu dan undangan yang hadir.

Dan lantunan ayat suci Al Quran mengawali acara ini disertai terjemahannya diperdengarkan dengan sangat merdu, mengalun di seluruh ruangan.

Sementara itu, KH Wahfiudin Sakam SE, MBA, dalam tausiyahnya mengisahkan seputar peristiwa penting tentang lahirnya seorang manusia pilihan, seorang insan yang kelak menjadi pemimpin bagi suatu kaum yang membawa kaum muslimin dari masa kegelapan hingga pada masa terang benderang. Seorang manusia agung yang telah dipilih dan ditetapkan sebagai memimpin barisan orang-orang beriman diakhir masa kelak. **