Peduli Covid-19, “Bang Gurning” Berbagi Kepada 650 Orang Penarik Beca di Samosir

Jumat, 10 April 2020 | 15:43 WIB

Samosir- Ditengah sulitnya ekonomi imbas dari Corona Virus Disease (Covid-19), pengusaha daging di Samosir, Jusdianto Gurning alias Bombit beserta isteri Br.Tamba bagi bagi sembako, seperti beras, daging dan air mineral , kepada 650 orang penarik beca (Pebeca) se wilayah Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (10/4) di halaman rumahnya di Jl.Dr.FL.Tobing Desa Pardomuan I Kecamatan Pangururan .

Pantauan Medanposonline, keseluruhan pebetor masing masing mendapatkan beras 5 kg, daging 2 kg ditambah dengan air mineral . Para abang beca ngantri dengan tertib dan tidak turun dari becaknya dan menaati aturan pemerintah dengan menggunakan masker.

Pebeca dipandu oleh Ketua Panitia Taranis Simbolon, para Direksi Perkumpulan Beca, Satlantas Polres Samosir dan Polsek Pangururan, hadir pada kegiatan yang dimulai dari pukul 12.00 WIB hingga sore hari ini.

Jusdianto Gurning didampingi Istri br Tamba dan Ibu kandung Bombit kepada Medanposonline, Jumat (10/4) di rumahnya mengatakan, bantuan ini murni kasih dari Tuhan dan tidak ada kepentingan apapun, apalagi kepentingan politik. “Motivasi kita hanya merasa kasihan dan iba melihat situasi saat ini. Menurut kami, pebeca adàlah lapisan ekonominya paling bawah, apalagi pemerintah menyarankan masyarakat stay at home (berada di rumah),” katanya.

“Kita hanya pengusaha daging sehari harinya di pekan dan depan rumah. Kalau lagi musim panen jagung, kita menampung jagung kering. Itu aja usaha kita bang. Saat seperti ini, fisik bisa dijaga jarak, tapi sosial harus dirapatkan bang,” ujar Bang Gurning.

Menurut dia, sembako yang disiapkan untuk dibagikan, beras sebanyak 1,5 ton yang dikemas dengan 5 kg, daging 1,5 ton ditambah air mineral. Semoga pemberian kita ini bermanfaat bagi penarik beca yang saat ini paling kena imbas Covid 19, tambahnya.

Tokoh masyarakat Silalahi (Pardua-dua) dan para Direksi Beca di Samosir mengucapkan terimakasih banyak atas pemberian dan aksi bagi bagi sembako, daging dan air mineral tersebut. Semoga Keluwarga besar Bombit diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah, panjang umur, ujar Mandor Paradat (Pariwisata Danau Toba) A.Frianto Silalahi.

Selain itu para direksi mengharapkan dengan terpuruknya ekonomi saat ini, para pengusaha lain dan Pemerintah Daerah memberikan perhatian dan melakukan hal yang sama dengan penuh kegotong royongan dan rasa sosial. Disamping harga yang mulai naik, mata pencaharian lumpuh, begitu juga sulitnya mendapatkan masker, salah satu alat pelindung diri untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.(TS.03)