Ombudsman Ungkap Dua Polres di Sumut Zona Merah, Abyadi: Saya Harap Semua Bisa Zona Hijau

Senin, 1 Agustus 2022 | 22:06 WIB

Medan, MPOL : Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara menggelar workshop tentang penilaian penyelenggaraan pelayanan publik di Hotel Grand Mercure, Jl. Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (1/8/2022). Acara tersebut dihadiri sejumlah Kapolres jajaran Polda Sumut.

Dalam sambutannya, Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menjelaskan bahwa setiap tahunnya Ombudsman RI melakukan penilaian (pengambilan data) ke Polres-polres se Sumut.

“Tujuan Workshop ini tentu gampang ditebak, tidak lain adalah untuk membantu seluruh penyelenggara layanan publik yang menjadi objek survei (penilaian) Mapolres-mapolres, mengetahui indikator-indikator nilai dalam penilaian (survei) tersebut,” kata Abyadi.

Misalnya, kata Abyadi, apa-apa saja yang dinilai dalam survei. Karena itu, pada sesi paparan nanti, maka tim Ombudsman RI perwakilan Sumut akan menjelaskan secara rinci apa-apa saja yang harus dilakukan menghadapi survei yang dilakukan.

Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas menghadiri workshop yang diselenggarakan Ombudsman RI Sumut di Hotel Grand Mercure, Medan. (Foto: Ardi).

“Targetnya tentu sudah bapak ibu ketahui; tidak lain adalah agar seluruh Mapolres yang dinilai dapat meraih standar yang ditargetkan dalam survei ini, yakni 81 s/d 100,” jelasnya.

Masih dijelaskan Abyadi, bila seluruh Mapolres yang dinilai meraih nilai 81 s/d 100, itu berarti Mapolres tersebut meraih predikat tinggi (zona hijau). Akan tetapi, kalau hanya meraih nilai 51 s/d 80, itu berarti Mapolres tersebut masih berada pada tingkat kepatuhan sedang (zona kuning). Sedangkan bila hanya meraih 0 s/d 50, itu berarti berpredikat kepatuhan rendah (zona merah).

“Hal-hal inilah yang hari ini akan dijelaskan secara tuntas di hadapan seluruh peserta. Saya harap seluruh Mapolres di Sumut nantinya bisa meraih zona hijau,” ujarnya.

Program ini, kata Abyadi, akan dilaksanakan mulai Bulan September 2022. Survei ini dimaksudkan untuk memotret (melihat) kepatuhan unit layanan publik dalam pemenuhan standar layanan publik. Survei ini juga didasari pada UU no. 25 tahun 2008 tentang pelayanan publik.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf, Kapolres Karo, AKBP Ronny Nicholas dan Kapolres Simalungun, AKBP Ronald Sipayung di acara workshop yang diselenggarakan Ombudsman RI Sumut. (Foto: Ardi).

Dalam Pasal 15 menyebutkan bahwa seluruh penyelenggara layanan publik wajib menyusun, menetapkan dan mempublikasi standar layanan publik. Ini artinya, seluruh unit-unit layanan publik, termasuk unit-unit layanan di kepolisian wajib memenuhi standar layanan publik.

“Sebagai misal, unit layanan Satlantas yang memberi layanan pengurusan SIM, Sat Intelkam yang memberi layanan penerbitan SKCK, unit SPKT dengan layanan penerbitan surat keterangan tanda lapor kehilangan (SKTLK) dan layanan penerbitan surat tanda terima laporan polisi (STTLP),” katanya.

Abyadi mengungkapkan, sesuai hasil survei tahun 2021, menunjukkan bahwa dari 27 Mapolres yang disurvei, ada 9 Mapolres yang berhasil meraih predikat kepatuhan tinggi (zona hijau), yakni Polres Batubara (88,48), Polres Binjai (86,72), Polres Dairi (84,93), Polres Labuhanbatu (84,92). Polres Simalungun (84,78).

Kemudian, Polres Tapsel (84,36), Polres Pematangsiantar (83,94), Polrestabes Medan (83,20) dan Polres Deliserdang (81,42).

Para Kapolres yang hadir mengikuti workshop Ombudsman RI Sumut. (Foto: Ardi).

Sementara, 16 Mapolres yang meraih zona kuning yakni, Polres Sergai (80,95), Polres Tebingtinggi (79,97), Polres Karo (79,05), Polres Taput (79,00), Polres Padangsidimpuan (77,60), Polres Tanjung Balai (76,56), Polres Asahan (73,86), Polres Humbahas (73,73).

Selanjutnya, Polres Langkat (72,40), Polres Toba (68,84), Polres Nias Selatan (67,84), Polres Tapteng (65,99), Polres Nias (65,86), Polres Samosir (65,80), Polres Pakpak Bharat (65,68) dan Polres Madina (54,09).

“Kemudian, untuk 2 Polres yang meraih zona merah adalah Polres Sibolga (47,57) dan Polres Padang Lawas (3,21),” ungkapnya.

“Dibanding dengan objek survei di Pemda, hasil survei di kepolisian ini jauh lebih baik. Karena, dari 27 Polres yang disurvei, ada 9 Polres yang meraih zona hijau. Itu artinya 33,33%,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir diantaranya Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Kapolres Sibolga, Taryono Raharja, Kapolres Tebingtinggi, AKBP M. Kunto Wibisono, Kapolres Simalungun, AKBP Ronald Sipayung.

Lalu, Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi, Kapolres Karo, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar dan Kapolres Batubara, AKBP Jose Fernandes. *