Mengenang 2 Tahun Hilangnya Kapal KM Sinar Bangun, OPS Simanindo Tabur Bunga.

Kamis, 18 Juni 2020 | 17:05 WIB

 

Simanindo,MPOL.com: Organisasi Pengusaha kapal Simanindo (OPS) yang melayani rute Simanindo -Tigaras melaksanakan ziarah bersama, Kamis (18/6-2020).
Pemilik kapal KM. Lamhotma Asdin Turnip yang di temui di Dermaga Simanindo menuturkan sebelum berangkat kelokasi, pengusaha kapal berkumpul biar serentak berangkat menuju titik tenggelamnya Kapal KM.Sinar Bangun.
Kesepakatan bersama semua pemilik kapal ikut ziarah sekaligus tabur bunga untuk mengenang para korban yang tidak selamat.
Herman Turnip penduduk Salbe Kabupaten Simalungun diantara penumpang yang selamat dihubungi Medanposonline.com. Kamis (18/6-2020) melalui Joni Turnip sangat terharu bercampur sedih karena adiknya bisa selamat ditolong oleh kapal Penumpang KM. Cinta Dame yang lagi sandar di Pelabuhan Tigaras.
Penuturan Adkk saya Herman setelah diselamatkan kapal penumpang tersebut dibawa ke Pelabuhan Simanindo untuk segera dibawa ke Puskesmas Simarmata.
Setelah diperiksa dengan Dokter yang sudah stand by di Puskesmas diperbolehkan pulang dengan jaminan keluarga. Kebetulan family dekat kami Bisa menjaminnya setelah koordinasi dengan keluarga yang juga berprofesi sebagai Wartawan di Samosir, tutur Joni Turnip.
Hotmar Tuah Sidauruk Putra Simanindo yang berdomisili di Bandung dihubungi Medanposonline.com. Kamis( mengatakan, sudah 2 tahun kita mengenang tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di jalur pelayaran Simanindo-Tigaras, merasa kaget dan tidak percaya, sebab sekian tahun lalu belum ada pernah dengar kapal Simanindo-Tigaras mengalami musibah walaupun ombak besar.
“Saya berharap kepada pengusaha kapal supaya fasilitasl dan  pelayan diperbaiki atau ditingkatkan. Supaya trayek kapal tersebut tetap dapat dipercayai para penumpang. Cukuplah hanya kapal Sinar Bangun yang mengalaminya, semoga kedepan tidak terjadi lagi sama kapal yang lainnya,” sebut Hotmar.
KM.Sinar Bangun yang berangkat dari Pelabuhan Simanindo tanggal 18 Juni 2018 menuju Tigaras Hilang  di perairan dekat Tigaras dengan membawa penumpang 164 orang dan 21 orang berhasil selamat. **