Sumut Peringkat 1 Narkoba, Brigjen Pol Toga H Panjaitan : Korban Harus Direhab Bukan Dipenjara

Selasa, 14 September 2021 | 18:53 WIB

Medan, MPOL; Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Toga H Panjaitan, menjelaskan adanya peredaran 3,1 heroin jadi fenomena baru dan akan menjadi perhatian pihaknya.

“Saat ini Sumut menduduki peringkat pertama korban penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Ada sekitar 1,5 juta masyarakat yang terpapar dan menjadi korban penyalahgunaan narkotika,” ujar Brigjen Toga disela-sela pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolrestabes Medan, Selasa (13/14/21).

“Konsepnya, untuk mengurangi prevelansi korban harus direhabilitasi, bukan dipenjara. Kalau tidak diobati berapapun pasokan akan habis. Mudah-mudahan kita bisa membangun panti rehab gratis untuk mengobati korban penyalahgunaan narkotika. Intinya bagaimana kita mengendalikan, karena kejahatan narkotika ini merupakan extrarordinary crime,” jelasnya.

Untuk diketahui Sat Narkoba Polrestabes Medan mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkoba jenis heroin, sabu, pil ekstasi dan daun ganja

Dari ketiga kasus tersebut satu diantaranya home industri narkotika yang dijalankan pasangan suami-istri (pasutri) di rumahnya Jalan Budi Kemenangan, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat.

Para tersangka narkoba.(Isu)

Keduanya berinisial J (30) suami dan MC (17) istri. Mereka mengaku mendapat bahan baku ekstasi yang tidak laku dari salah satu tempat hiburan malam untuk diolah menjadi campuran kopi sachet.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan dalam menjalankan bisnis keduanya berbagi peran. Tersangka J, berperan meracik kopi yang sudah dicampur dengan ekstasi. Sedangkan sang istri, MC (17) berperan mengantarkan barang narkotika itu ke para konsumen.

“Dalam menjalankan praktik bisnis haram ini, keduanya menggunakan 5 rekening berbeda termasuk rekenig milik orang tuanya. Keduanya diketahui menggunakan jasa aplikasi jual beli online di internet untuk mengantar barang,”katanya.

Tampal hadir, Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, Wakil Walikota Medan, Auli Rachman, Kasat Narkoba, Kompol M Rikki Ramadhan, Wakasat Narkoba, Iptu Ainul Yaqin, para Kanit dan undangan lainnya

Pantauan wartawan, usai menggelar konferensi pers, semua barang bukti narkotika yang berhasil diamankan dari berbagai ungkapan kasus dimusnahkan ke incenerator mobile milik BNNP Sumut.(*)