Menyambut 1 Muharram 1444 H

STM Muslimin Blok I Perumnas Helvetia Kirim Doa

Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:45 WIB

Medan, MPOL- Sebagaimana biasanya setiap malam Jumat, tepatnya pada tanggal 27 Juli 2022 -30 Dzulhujah 1443 H STM Muslimin Blok I Lingkungan VII dan VIII Perumnas Helvetia Medan, mengirim doa memperingati dua tahun wafatnya Bapak drg. Ibnu Hisyam di kediamannya Jalan Wijaya Kesuma Raya No.145 Kec.Helvetia Tengah Medan Helvetia.

Sekretaris STM Muslimin, Habib telah menyusun tertib acara dan dimulai dengan membacakan salawatan hariyah/ khamila kemudian dilanjutkan bacaan tahtim, tahlill oleh Ketua STM Muslimin Bapak H.Arpin Syukri.

Ditengah bacaan ini diselingi bacaan Al Quran oleh Qoriah Ananda Nasilah Salsabilah dan saritilawah oleh Ranjani Chairunnisa.

Ceramah menyambut 1 Muharam 1444 Hijriyah oleh Ustad H. Mahmuddin Sirait dengan thema “Spirit Tahun Baru Islam menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Insaniah, Wathaniyah di lingkungan VII dan VIII Blok.I Perumnas Helvetia,”.

Diantara isi ceramah yang dikutip pada pokoknya ada 4 macam Hari Besar Islam yang sering diperingati diantarnya :

1.Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yakni tentang kelahiran Nabi Besar Muhammad yang biasanya diperingati sudah datang 12 Rabiul Awal, tapi dalam 2 tahun ini agak langka atas anjuran pemerintah tidak diperingati karena kondisi covid-19 yang meluas..

2.Israq Wal Mikraj adalah perjalanan rasul Nabi Besar Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Kota Madinah , diperingati setiap 27 Rajab.

3.Nuzulul Quran , ini turunnya Al Quran yang pertama di Gua Hira’ ditempat sunyi sepi diangkatlah Muhammad menjadi Rasul lewat Surat Iqra’ itu disebut Nuzulul Quran yang diperingati setiap tanggal 27 Ramadhan.

4. Muharam yakni Tahun Baru Islam sebagai tonggak sejarah ketika Nabi Muhammad meninggalkan Kota Makkah menuju Madinah bersama saudara dan umatnya dengan berjalan kaki dan unta meninggalkan rumah dan segala harta diantarannya ada peternak unta yang berhasil/maju sementara yang didatangi di Madinah belum jelas.

Tetapi karena perintah Allah tanah kelahirannya itu segera ditinggalkan .Oleh Umar bin Chatab dicatat sebagai Tahun Baru Islam yakni tanggal 1 Bulan 1 Tahun 1, jadi lamanya sekarang 1444 Hihriyah.

Pada waktu hijrah /pindah Nabi Muhammad masih berusia 53 tahun dan masa lamanya
Perjuangannya 10 tahun, jadi 63 tahun Wafatlah Nabi Besar Muhammad SAW.

Jarak antara Makkah dengan Madinah sekitar 500 Km . Penyebab perpindahan atau hijrah ini dilakukan karena umat islam disana tidak bisa hidup berdampingan.

Bahkan Nabi Besar Muhammad SAW diancam mau dibunuh,dibakar oleh kaum qurais
Tapi nabi selamat berkat membaca Surat Yaasin ayat 9 beliau keluar tanpa dilihat atau diketahui oleh musuh musuh disekitarnya. .

Dari sudut Sosial bahwa Hijrah itu untuk menambah persatuan.Sesampainya Nabi di Madinah
bukannya membuka perkantoran tapi membangun Mesjid yang dikenal sekarang dengan
Mesjid Quba. Tujuannya adalah menegakkan ukhuwah islamiyah untuk membangun
persatuan yang kuat.

Pandangan dari sudut Politis – Rasul bersama Saudara dan pengikutnya mundur bukan berarti kalah tapi menyusun strategi untuk menambah kekuatan untuk menang.
Setelah selesai ceramah Ustad H.Mahmuddin Sirait menutup dengan membaca doa. (YS)

————