Sat Narkoba Polrestabes Medan Tangkap Pasutri Pemilik Home Industri

Selasa, 14 September 2021 | 16:22 WIB

Medan, MPOL; Sat Narkoba Polrestabes Medan mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkoba jenis heroin, sabu, pil ekstasi dan daun ganja

Dari ketiga kasus tersebut satu diantaranya home industri narkotika yang dijalankan pasangan suami-istri (pasutri) di rumahnya Jalan Budi Kemenangan, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat.

Keduanya berinisial J (30) suami dan MC (17) istri. Mereka mengaku mendapat bahan baku ekstasi yang tidak laku dari salah satu tempat hiburan malam untuk diolah menjadi campuran kopi sachet.

Hal itu dibenarkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat paparan kasus, Selasa (14/9/21).

Kapolres menjelaskan dalam menjalankan bisnis keduanya berbagi peran. Tersangka J, berperan meracik kopi yang sudah dicampur dengan ekstasi. Sedangkan sang istri, MC (17) berperan mengantarkan barang narkotika itu ke para konsumen.

“Dalam menjalankan praktik bisnis haram ini, keduanya menggunakan 5 rekening berbeda termasuk rekenig milik orang tuanya. Keduanya diketahui menggunakan jasa aplikasi jual beli online di internet untuk mengantar barang,”katanya.

Tampal hadir, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol, Toga H Panjaitan, Walikota Medan, Boby Afif Nasution, Wakil Walikota Medan, Auli Rachman, Kasat Narkoba, Kompol M Rikki Ramadhan, Wakasat Narkoba, Iptu Ainul Yaqin, para Kanit dan undangan lainnya.

Para tersangka narkoba.(Isu)

Selain, kopi campur ekstasi, dari keduanya juga disita antara lain,  5,2 gram sabu, 173 butir pil ekstasi berbagai merek, 1205 butir pil H5, 39 botol keytamin cair, 168 bungkus kecil keytamin serbuk, 3 unit timbangan elektrik, 208 lintingan rokok batangan ganja, 168 butir pil alprazolam.

“Keduanya sudah menjalankan praktik terlarang ini selama 2 tahun. Keuntungan yang didapat tiap bulannya bisa mencapai Rp 15 juta,”sebutnya.

Selain itu, dua kasus lainnya yakni, peredaran 3,1 Kg gram heroin asal Malaysia yang dibawa dari Aceh yang rencananya akan diedarkan di Medan.

Dalam kasus ini ada dua tersangka masing-masing, ANS (35) warga Desa Kuala Pedaga, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, dan MAN (41) warga Jalan Chaidir, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan.

Kasus ketiga pengungkapan 800 gram sabu, 35 papan pil H5 dan 1 timbangan elektrik milik tersangka, IS (52) warga Komplek Tasbih II, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Sunggal.

Sebelumnya, Polrestabes Medan mengungkap kasus narkotika dengan barang bukti, 148 kg  ganja yang diamankan anggota Koramil /13 Percut Seituan, Peltu Elieser Sitorus. 1 Kg sabu yang diungkap Tim Reskrim Polsek Pancur Batu dan 97 Kg ganja yang diamankan dari kawasan Jalan Makmur Pasar VII, Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Seituan. (*)