Rutan Klas I Labuhan Deli Ikuti Webinar Tanam Jagung di Lapas

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:35 WIB

Labuhan,MPOL-Rutan Labuhan Deli mengikuti webinar (seminar yang dilakukan melalui situs web atau aplikasi berbasis internet), untuk tahun 2021 yang difasilitasi Ditjen pas. Uniknya kali ini, yang menjadi On The Spotnya langsung ditengah lahan SAE (Sarana, Asimilasi dan Edukasi) budidaya jagung yang dikelolah Rutan Klas I Labuhan Deli, Rabu (21/7/2021).

Pada kesempatan tersebut, ada 13 UPT Pas (Unit Pelaksanaan Teknis Pemasyarakatan) Se-Indonesia yang telah terlebih dahulu bekerjasama dan mendapat kesempatan untuk melaporkan progres secara bergiliran oleh pimpinan masing-masing, seperti progres, harapan, dan kendala yang dialami.

Dalam webinar itu, juga mengundang UPT-UPT yang yang belum mengambil bagian kerjasama dengan Kementan terkait budidaya jagung, sebab sampai saat ini masih sekitar 13 UPT Pas dari seluruh Indonesia yang terlibat dan Rutan Labuhan Deli salah satunya adalah satu-satunya UPT Pas yang sudah mendapat bantuan dari kementan.

Harapannya, dengan melibatkan UPT Pas lain pada kegiatan seminar itu dapat mendorong UPT lain untuk mengejar bantuan tersebut karena dampaknya sangat baik dan membantu.

Karutan Labuhan Deli, Nimrot Sihotang melalui Kasubsi Bimbingan Kegiatan Wilson Sibarani ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pada kesempatan itu On The Spotnya sengaja kami lakukan ditengah-tengah kebun jagung Lahan SAE Rutan Labuhan Deli.

“Kami pimpinan dan jajaran menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementan dan Bappenas dan pihak lainnya atas kerjasama ini karena dengan adanya bantuan kerjasama ini tentu memberikan dampak positif bagi kami sebab sangat terbantu dalam pengembangan lahan SAE ini,” ucapnya.

Katanya, kami sampaikan bahwa Pada tahun 2018 lalu, Rutan Labuhan Deli sudah melakukan program tanam jagung di Lahan SAE Rutan Labuhan Deli yang oleh Karutan mengambil kebijakan dengan menggunakan dana Koperasi karena dalam DIPA semata-mata untuk menjalakan program pembinaan, bukan untuk ajang bisnis, selebihnya apabila ada keuntungan dari kegiatan itu kami salurkan untuk kesejahteraan anggota koperasi dan semuanya berjalan dgn baik.

Pada tahun 2020 kami mendapat dukungan bantuan dari Kementan hingga kami bisa meluaskan lahan untuk commodity budidaya jagung dengan mengajukan 20 Ha untuk TA 2021. Dalam kesempatan ini kami juga menyampaikan beberapa point penting diantaranya menyampaikan tahapan-tahapan yang telah kita lakukan mulai dari pengajuan CPCL (Calon Pengguna Calon Lahan), telah menerima seluruh bantuan berupa bibit, pupuk, herbisida dan pestisida padal 15 Mei 2021, membuat team Pokja untuk pengaplikasian budidaya jagung dilahan SAE Rutan Labuhan Deli dibawah subseksi Bimbingan Kegiatan dan dua minggu setelah terima bantuan itu kami langsung mengaplikasikan di lahan di dua lokasi berbeda.

“Manfaat kerjasama yang kami alami ini sangat signifikan nificant karena kami ikut serta mendukung program Presiden RI terkait Ketahanan pangan, menjalankan resolusi pemasyagakatan tahun 2020 dari 15 poin yang antara meningkatkan SDM, meningkatkan ketahanan pangan, turut menyumbang PNBP, membantu kami mengembangkan lahan lagi dari sebelumnya, memberikan skill buat petugas dan wbp cara berbudidaya jagung yang benar, memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar karena memberdayakan mereka dan wbp asimilasi,” pungkasya. (Top)