Rutan Kelas l Labuhan Deli Bantah Pungli Pengunjung

Kamis, 22 Juli 2021 | 16:45 WIB

Labuhan, MPOL – Rutan Klas I Labuhan Deli menampik ada melakukan pungutan (pungli) kepada para keluarga warga binaan (WBP) yang datang untuk menitipkan barang kepada keluarganya.

Hal ini disampaikan Karutan Labuhan Deli Nimrot Sihotang melalui KPR (Kepala Pengamanan Rutan), Jamerlan Saragih. Kamis (22/7/2021) Katanya, untuk memutus mata rantai peredaran Covid 19, maka saat ini aturan yang kita terapkan adalah masyarakat atau keluarga yang ingin bertemu atau menjenguk keluarganya yang ditahan di Rutan Klas I Labuhan Deli tidak diperkenankan untuk ketemu langsung melainkan bisa menitipkan barang yang akan diberikan kepada warga binaan melalui layanan penitipan barang atau uang yang telah kita sediakan didepan pintu masuk.

“Makanan atau uang yang dititipkan juga ditulis di buku catatan, sehingga data – data penerima (warga binaan-red) unruk makanan atau uang dengan jumlah maksimal Rp. 150.000, kita pastikan sampai ketangan mereka,”tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kalau ada pihak yang menuding kita melakukan pungli kepada keluarga binaan yang datang, maka dengan tegas kita bantah apalagi kita di Rutan Klas I Labuhan Deli
sudah menerapkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBK) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBM).

“Pelayanan kepada keluarga warga binaan terkait penitipan barang kita layani setiap hari kerja dimulai pagi hari pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung yang datang untuk menitipkan barang kepada keluarganya, Nova (35) warga Kelurahan Terjun Medan Marelan mengaku datang ke Rutan Klas I Labuhan Deli untuk menitipkan barang (sabun, odol dan handuk) kepada abangnya yang tersangkut kasus narkoba, “saya menitipkan barang untuk abang, selain itu saya juga menitipkan uang sebesar seratus ribu untuk membeli rokoknya dan selama ini saya tidak pernah dimintai uang sama petugas dirutan dan uang yang saya titipkan juga sampai ketangan abang saya dan tidak ada kurang sepeserpun. Pungkasnya. (Top)