Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Narkoba, 8 Tersangka Diciduk, 23 Kg Sabu, Senpi dan Amunisi Disita

Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:01 WIB

Medan, MPOL; Sat Narkoba Polrestabes membongkar jaringan sindikat narkoba dengan meringkus 8 orang tersangka dari lokasi terpisah.

Dari delapan tersangka seorang diantaranya wanita. Petugas juga menyita barang bukti berupa 23,15 Kg gram sabu, 1 pucuk senjata api jenis revolver, 17 amunisi dan uang kontan Rp 41,9 juta diduga hasil penjualan narkoba jenis sabu.

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Riki Ramadhan saat paparan kasus di halaman mapolres Jalan HM Said Medan, Rabu (20/10/21).

Kapolres menjelaskan jumlah barang bukti yang disita dari setiap tersangka berbeda.”Tapi 22 kg sabu milik dua tersangka yang mengaku kurir,” ujarnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba, Kompol Riki Ramadhan mengintrogasi tersangka pemilik 22 Kg sabu.(Isu)

Dijelaskan Riko, ada 6 laporan kasus yang kita ungkap. Mulanya penangkapan tersangka berinisial S (22) pada 16 September 2021 di Daerah Tembung Deli Serdang dengan barang bukti 0,13 Gram sabu.

Kemudian pada 21 September diamankan dua tersangka yakni GS (43) dan MJ (26) di Jalan Bakul dengan barang bukti 1 Kg sabu.

“MJ sempat melarikan diri, namun ditangkap petugas lagi,” kata Kombes Riko Sunarko yang juga didampingi Wakasat Narkoba, Iptu Ainul Yaqin, Kanit Idik II, Iptu JH Panjaitan dan Kanit Idik III, Iptu Irwanta Sembiring.

Setelah itu petugas melakukan pengembangan, pada 30 September 2021, 3 tersangka ditangkap yakni HS (26) diamankan di Jalan Sei Mencirim Sungal, dengam 2,02 gram sabu, I (47) diciduk di Jalan Kompos Medan Sunggal, dengan 9,12 gram sabu, dan seorang wanita berinisial SNU dengan barang bukti 3,91 gram sabu yang diringkus di Jalan HM Said Medan Timur.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Riki Ramadhan dan jajaran Sat Narkoba menunjukkan barang bukti sabu.(Isu)

Dari tersangka I ikut disita sepucuk senjata api jenis Revolver, 17 amunisi, dan uang tunai Rp 41,9 juta.

Menurut tersangka I, senjata api dan amunisi tersebut titipan dari kawannya di Aceh yang dia kenal 3 bulan lalu.

Tidak sampai disitu, polisi kembali melakukan pengembangan dengan membekuk 2 tersangka lainnya yakni FS (26) dan EA (38) di Jalan Perkebunan Sei Balai Kabupaten Batubara, pada 11 Oktober 2021.

“Dari FS disita goni plastik berisi 22 kg sabu yang akan dibawanya ke Medan dengan mengendarai mobil toyota Avanza,” terang Kombes Pol Riko Sunarko.

Pantuan di lokasi sebelum dipaparkan petugas Labfor Polda Sumut melakukan pengujian terhadapal barang bukti dan ternyata hasilnya sabu yang disita tersebut positif amfetamin.(*)