Oknum Kepling Gunakan Kop Surat Lurah Larang Warga Laksanakan Kegiatan Agustusan ….4 kolom

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:47 WIB

Medan, MPOL-Kepala Lingkungan (Kepling) XII Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat berinisial YW, diduga “mengangkangi” Peraturan Wali Kota (Perwal) No 21 Tahun 2021 dan No 51 tahun 2021 dengan menggunakan kepala surat (Kop Surat) kelurahan Glugur Kota yang notabenenya hanya bisa digunakan pihak kelurahan.

Kepling berinisial YW tersebut, dengan lantang melarang, membatalkan dan mengambil alih seluruh rencana kegiatan dalam rangka menyambut HUT RI ke-77 pada 17 Agustus 2022 mendatang seperti yang tertuang dalam surat diterbitkan kepling Lk.XII kelurahan Glugur Kota, dikarenakan ketidak cocokan dengan panitia kegiatan yang juga warga YW.

Ia secara arogan menyurati warga tanpa ada himbauan secara lisan terlebih dahulu kepada Wan Miranda Baros dan kawan kawan yang merupakan warganya sendiri bersama segenap panitia lainnya.

Disamping itu, Kepling berinisial YW juga terbukti menggunakan Kop Surat Kelurahan Glugur Kota Kec Medan Barat yang ia ambil dari kantor lurah tanpa ada koordinasi lebih dahulu pada Lurah Abdul Razak.

Selain itu, ia juga telah mengambil alih kebijakan dengan membatalkan seluruh rencana kegiatan menyambut HUT ke-77 RI yang rencananya akan digelar Wan Miranda Baros dan panitia beserta warga setempat untuk memeriahkan HUT RI nantinya.

Maka atas perbuatan kepling XII Kel Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat berinisial YW tersebut, Lurah Abdul Razak ketika dikonfirmasi, Jumat (5/8) kemarin, mengakui perbuatan YW yang menggunakan Kop Surat dari Kelurahan Glugur Kota untuk membatalkan rencana seluruh kegiatan perlombaan dalam rangka menyambut HUT ke-77 RI tanpa koordinasi dalam pembuatan surat tersebut.

“Ya, memang ada kep Lingkungan XII saya menggunakan kop surat tanpa ada kordinasi langsung, sehingga saya merasa kecolongan. Dan sangat disayangkan sekali, karena kepling tersebut telah melanggar Perwal No 21 tahun 2021 dan No 51 tahun 2021” kata Abdul Razak saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/8) kemarin.

Abdul Razak mengatakan, apa yang telah diperbuat Kepling XII YW itu sudah diberikan sanksi dari kelurahan dengan dikeluarkannya surat peringatan (SP 1). Bahkan YW tersebut bisa diberhentikan dari jabatan sebagai kepling akibat perbuatannya sendiri.

Menurut Razak, pihaknya belum mengerti betul apa alasan Kepling XII itu menggunakan kop surat kelurahan untuk membatalkan rencana seluruh kegiatan perlombaan dalam menyambut HUT RI ke-77.

“Saya akan menelusuri permasalan ini. Sebab baik itu pihak kepling XII YW dan Wan Miranda Baros merupakan warga saya. Jadi saya harus turun tangan guna menyelesaikannya secepat mungkin,” katanya serius.

Sementara Kepling YW yang ditemuinya, Sabtu (6/8) kemarin mengatakan, mengakui perbuatannya salah dan pantas mendapat hukuman dari lurah Abdul Razak.

“Saya terima peringatan akibat kesalahan yang saya perbuat dengan diberikannya surat peringatan pertama dari Lurah Abdul Razak,” katanya serius.

Dikatakan, keluarnya kop surat Kel Glugur Kota berisikan larangan ditiadakannya seluruh kegiatan perlombaan menyambut HUT RI ke-77, dikarenakan, panitia penyelenggara yang notabenenya setiap tahun melaksanakan kegiatan sama sekali tak pernah melibatkan warga Link XII Kel Gelugur Kota Kec Medan Barat.

Sedangkan Wan Miranda Baros yang ditemui ditempat terpisah, Selasa (9/8) malam mengatakan, menyangkal apa yang dikatakan kepling Link XII Kel Glugur Kota lewat konfirmasi melalui WhatAssp tentang adanya pembatalan seluruh kegiatan menyambut HUT RI ke-77.

“Menurut saya apa yang dikatakan kepling YW tersebut, salah besar dan sudah melanggar undang-undang mengangkangi hak warga yang ingin membuat kegiatan perayaan HUT RI,” kata Miranda mengakhiri. (alf)