Dua ASN yang Diduga Selingkuh Dipulangkan : Kasusnya akan Kita Limpahkan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:46 WIB

Medan, MPOL; Pasangan bukan suami istri diamankan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Medan, dari salah satu travel di Medan.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles LP Marpaung saat dikonfirmasi wartawan Selasa (12/10/21) siang.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang ini mengatakan dua oknum yang kita amankan ASN. “Yang jelas keduanya oknum ASN,” ujarnya.

Namun kata kasat, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, kedua oknum yang diduga terlibat selingkuh tersebut telah kita pulangkan.

“Tidak kita tahan. Untuk prosesnya tetap lanjut, karena tindakannya di luar wilayah kita, nanti akan kita limpahkan ke Polres di Jakarta,” terangnya.

Informasi didapat kasus dugaan perselingkuhan oknum pejabat Tanjungbalai masing-masing berinisial ARM, dengan seorang wanita yang juga pejabat asal Aceh berinisial DP, terkuak di Medan.

Kasus dugaan perselingkuhan ini terbongkar setelah pihak keluarga laki-laki ARM, memergoki pasangan bukan suami istri ini dari dalam mobil yang terparkir di kawasan Padang Bulan.

Usai digerebek pihak keluarga, pasangan oknum pejabat ini terus diboyong ke Satreskrim Polrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabar yang didapat pasangan yang diduga terlibat hubungan asmara ini awalnya bertemu di Jakarta, Kamis (7/10/21) lalu.

Pertemuan di Jakarta, kemudian berlanjut ke Medan. Pada Sabtu (9/10/21) kemarin, keduanya kembali ke Medan via jalur udara.

Sesampainya di Bandara Kualanamu, ARM dijemput sopirnya sedangkan wanita DP naik kereta api bandara ke Kota Medan.

Sesampainya di Medan, pasangan ini kembali bertemu, hingga sampai di salah satu tempat di kawasan Padang Bulan. Saat itulah, pihak keluarga laki-laki melabrak kedua pejabat ini.

“Oh ya betul kasusnya (dugaan perselingkuhan) ditangani Satreskrim Polrestabes Medan,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (12/10/21).

Ia mengatakan diamankannya oknum pejabat asal Tanjungbalai berinisial ARM, dan pejabat wanita asal Aceh berinisial DP, setelah pihak keluarga dari ARM menggerebeknya dan kemudian membawa keduanya ke Polrestabes Medan.

“Itu dasar laporan ibu C, ke Polrestabes Medan yang menggerebek suaminya di dalam mobil di kawasan Padang Bulan. Kasus ini masih di dalami di Satreskrim,” ungkap Hadi.(*)