Diduga Cemarkan Nama Baik, Salah Satu Media Online akan Dipolisikan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 14:43 WIB

Medan, MPOL: Seorang warga yang tinggal di kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan berinisial NW akan melaporkan salah satu media online ke Polda Sumut.

Pasalnya media online tersebut diduga telah melakukan pencemaran nama baik dengan cara menyudutkan namanya dalam pemberitaan di media online tersebut

Menurut Edi, suami dari NW, bahwa istrinya selama ini dijadikan tersangka atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan berdasarkan laporan ZN, dengan Nomor LP/1702/VII/2020/SPKT Polrestabes Medan, tertanggal 13 Juli 2020, dan saat ini keduanya (NW dan ZN) telah berdamai.

Meski sudah berdamai secara kekeluargaan, namun salah satu media online tetap memberitakan dan menyudutkan NW.

Dalam pemberitaan, media online itu menyebutkan nama lengkap istrinya tanpa menginisialkan. Bahkan kata Edi, pemberitaan itu sangat tendensius dan menyudutkan nama baik NW.

Yang mirisnya lagi sebut Edi, media online tersebut tidak pernah melakukan konfirmasi baik kepada istri saya (NW) dan pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut. “Itu dapat dilihat dalam isi pemberitaanya,” kata Edi saat bincang-bincang dengan awak media kemarin.

Karena itu lanjut Edi, diduga telah mencemarkan nama baik istrinya maka media online tersebut akan dilaporkan ke Polda Sumut terkait UU ITE.

“Kita akan laporkan hal itu ke Poldasu tentang UU ITE, karena media online tersebut diduga telah mencemarkan nama baik istri saya. Selain itu kita akan buktikan keabsahan media online itu ke Dewan Pers dan kita menduga pemberitaan itu telah ditunggangi salah seorang makelar kasus (Markus) berinisial B yang ingin berperan dalam menyelesaikan kasus tersebut,” terang Edi.

Edi menuturkan bahwa media online yang memberitakan NW diduga ditunggangi inisial B yang tadinya ingin menyelesaikan kasus (perdamaian antara ZN dan NW).

“Mungkin karena dia (B) yang tidak mendamaikan kedua belah pihak maka beritanya ditayangkan. Nama pembuat berita jelas tercantum di box redaksi media online tersebut. “Intinya kita akan laporkan media online itu dulu mengenai UU ITE,” ujarnya.

Edi kembali menjelaskan bahwa NW dan ZN telah berdamai berdasarkan Surat Perdamaian tertanggal 28 November 2021.

Terpisah, HR, salah seorang keluarga NW mengatakan bahwa dirinya bersama JS pada tanggal 6 Januari 2021 lalu yang mendatangi rumah ZN untuk menyelesaikan masalah antara Nw dan ZN. (*)