Camat Medan Area Sosialisasi Protokol Kesehatan

Rabu, 12 Mei 2021 | 12:54 WIB

Medan, MPOL: Camat Medan Area sosialisasi protokol kesehatan kepada para pedagang dan sekaligus memberi teguran peringatan kepada para pedagang untuk membongkar tenda masing-masing, setelah selesai berjualan di bulan Ramadhan ini.

Karena para pedagang melanggar peraturan Pemko Medan dengan berjualan di atas parit, trotoar maupun di badan jalan di sepanjang kuburan Jalan Halat Medan, Selasa malam (11/5).

Hendra Asmilan, S.IP, MAP sebagai Camat Kecamatan Medan Area didampingi Lurah Pasar Merah Timur, Lurah Kota Matsum II, Satpol PP, Polisi, TNI beserta jajaran Kepala Lingkungan yang ada di dua Kelurahan tersebut.

Saat wartawan mengkonfirmasi Camat Medan Area Hendra mengatakan, dalam sosialisasi Pandemi Covid 19, beliau menghimbau kepada para pedagang yang berjualan di depan kuburan jalan Halat maupun yang ada di seberang kuburan, untuk dapat mengingatkan para pembeli agar memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak demi kesehatan kita bersama di dalam suasana Pandemi ini

Hendra juga meminta kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar depan kuburan, maupun yang ada di seberang jalan Halat untuk menutup tokonya pada pukul 21.00 WIB.

Mari kita saling menjaga kesehatan didalam suasana Pademi Covid 19.

Saat wartawan bertanya apakah pedangan mendapat kan izin dari Pak Camat

Camat Medan Area, Hendra membantah mengeluarkan izin berdagang, “Tidak pernah saya mengeluarkan izin kepada siapapun. Karena suasana Covid-19 ini, saya memberikan toleransi kepada para pedagang, kita juga harus memikirkan nasib masyarakat kita di dalam suasana Covid 19 untuk mencari nafkah.

Hendra juga memberi teguran kepada Lurah Pasar Merah Timur dan Lurah Komat II, agar menyurati para pedagang untuk tidak berjualan lagi selesai Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Apabila sudah ditegur dan disurati tidak ditanggapi, kordinasi dengan Satpol PP untuk ditindak tegas. Kita tidak mau gara-gara pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar, maupun badan jalan. Saya yang disalahkan Pak Wali,” tegasnya.

“Jadi ingat selesai Ramadhan surati semua pedangan yang melanggar peraturan Perda Pemko Medan,” tutup Hendra.