Anggota FPAN DPRD Kota Medan Sosialisasi Perda 3/2011

Abdul Rahman Nasution Ajak Masyarakat Bayar PBB Untuk Percepatan Pembangunan Kota Medan

Minggu, 3 Juli 2022 | 23:29 WIB

Medan, MPOL-Anggota DPRD Kota Medan Abdul Rahman Nasution SH (ARN) membuka tangan selebar-lebarnya bagi warga yang mengalami kesulitan menyelesaikan persoalan yang dialami warga selaku wajib pajak apabila tidak mendapat kesempatan yang baik berkordinasi dengan kepala lingkungan maupun pihak petugas PBB di kantor kelurahan maupun petugas yang mengurusi PBB di kecamatan maupun kelurahan.

Hal itu dikatakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan itu dalam rangkaian sosialisasi produk hukum daerah atau Perda Kota Medan Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan di Rumah Aspirasi ARN Jalan Karya Kelurahan Karang Berombak Kecamatan Medan Barat, Sabtu (2/7).

Menurut ARN, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu sumber utama penerimaan kota ini, yang digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintahan.
Karena itu, Kita semua harus membantu pemerintah mencapai target target penerimaan yang diharapkan dari sector ini. Dan, petugas pelaksanaan pemungutan PBB di kelurahan dan kecamatan yang menjadi ujung tombak dari perolehan PBB ini karena harus juga mensosialisasikan pentingnya membayar pajak PBB ini.

Sebelumnya, Lurah Karang Berombak Suhardi menyampaikan terima kasih kepada Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Medan Abdul Rahman Nasution SH yang telah meluangkan waktunya melakukan sosialisasi tentang PBB ini.

Menurutnya, PBB merupakan kewajiban yang harus segera direalisasikan warga sebelum jatuh tempo pada akhir Agustus 2022 ini. Karena ini sangat penting untuk percepatan pembangunan kota serta mewujudkan beragam program Pemko Medan, yang pada intinya semua itu untuk kepentingan masyarakat, misalnya pengadaan bantuan sosial, perbaikan sarana prasarana dan infrastruktur, salah satunya dari sumber PBB ini.

Karena itu, kami juga mengapresiasi pertemuan sosialisasi perda tentang PBB ini. Karena ini jelas membuka wacana dan pemahaman warga tentang pentingnya mensegerakan membayar PBB. Kami menyampaikan rasa salut dan bangga terhadap bapak Abdul Rahman, kemarin kami meninjau pengerjaan drainase di Gg Ikhlas lingkungan XII yang dulunya selalu banjir bila sedikit saja hujan turun.

Nah, ketika kami tanya para pekerja dari Dinas PU, pengerjaan itu juga berkat dorongan politik bapak Abdul Rahman di dewan, jadi warga Gg Ikhlas kini tidak sedih lagi karena kebanjiran karena intensitas hujan yang tinggi, bahkan kini wilayah itu aman dari banjir,” ujar Lurah disambut tepuk tangan dua ratusan warga yang hadir,
Sementara, Anggota DPRD Medan Abdul Rahman merasa apa yang dilakukannya saat ini bersama teman teman dewan merupakan kewajiban yang diemban dari masyarakat.
“Saya ingin bermanfaat bagi orang banyak, hidup itu perbuatan, sebab itu, saya senang berbuat apa saja demi kemasalahatan masyarakat. Doakan saya agar senantiasa mendapat kesempatan berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat kedepan ini,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Bidang Bagi Hasil Pajak (BHP) Pajak Bumi. Bangunan (PBB) Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan, Amran, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas proaktif anggota DPRD Kota Medan Abdul Rahman Nasution SH dalam kegiatan sosialisasi Perda 3/2011 ini.

Amran juga menjawab semua keluhan warga terkait identitas objek pajak, NJOP, termasuk program penghapusan denda wajib pajak.

“Saat ini memang ada program penghapusan denda, tetapi bukan pemutihan,” tukasnya seraya meminta warga yang memiliki masalah terkait besaran pembayaran PBB yang variatif silahkan berkordinasi kepada petugas PBB di kelurahan dan kecamatan.

Bila perlu, jadikan rumas aspirasi ARN ini sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan terkait PBB, tim ARN akan berkordinasi dengan pihak kami, sama seperti yang mereka lakukan pada warga yang membutuhkan pengurusan adminduk, BPJS dan lainnya, semua selesai dengan baik,” ujar Amran yang juga didampingi Sektim PBB di wilayah itu.

ARN memang mencatat lebih 7000 kartu BPJS dan adminduk lainnya yang diurus sesuai permohonan masyarakat. Semua urusan tidak dipungut biaya apapun, bahkan dalam penyerahan kartu BPJS Kesehatan dalam kegiatan sosper itu, Abdul Rahman berbagi kue dan nasi kotak.

Rumah Aspirasi ARN yang didirikan bapak Abdul Rahman memang sudah dirasakan manfaatnya kepada seluruh warga, tidak saja warga yang merupakan konstituennya dalam Pilkada lalu, tapi seluruh masyarakat dengan tidak memandang suku dan agama.

Semoga ARN kembali mendapat kesempatan menjadi anggota dewan periode mendatang,” ujar warga yang hadir dalam pertemuan itu. (bp)