Rakerda PD dan Pelantikan 25 PC MABMI se Kabupaten Asahan

MABMI Netral di Pilkada, Tapi Perorangan Diminta Pilih Calon Sesuai Aspirasi Masyarakat Melayu

Sabtu, 28 November 2020 | 21:03 WIB

Kisaran, MPOL : Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kabuapaten Asahan menyatakan netral dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020. Sikap netral ini didukung Ketua Pengurus Wilayah (PW) MABMI Sumatera Utara (Sumut) terpilih Ir. H. Zahir, M.AP, sebab berdasarkan AD/ART secara organisasi MABMI tidak boleh melakukan dukung-mendukung dalam pemilihan kepala daerah.

Hal itu dikemukakannya saat berpidato dalam acara pelantikan 25 Pengurus Cabang (PC) MABMI se Kabupaten Asahan yang dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PD MABMI Asahan yang di berlangsung di aula Melati Pemkab Asahan di Kisaran, Sabtu (28/11/2020). Pengurus Cabang adalah kepengurusan MABMI di tingkat kecamatan.

Foto bersama. (Foto: ist)

Meski secara organisasi bersikap netral, namun secara pribadi orang-perorang sebagai pemegang hak politik dalam pemilihan kepala daerah baik personal pengurus maupun anggota MABMI boleh saja menjatuhkan pilihan kepada siapa sosok calon yang dianggap dapat dipercaya mengemban amanah rakyat khususya aspirasi masyarakat Melayu. Hal ini merupakan hak sebagai warga negara untuk menjatuhkan pilihan politiknya.

Karena itu, Zahir berharap pilihan itu dijatuhkan secara tepat kepada sosok calon yang dipercaya dan diyakini bakal memberi dukungan bagi kehidupan MABMI baik secara organisasi maupun bagi masyarakat Melayu khususnya di daerah pemilihan tersebut.

“Meskipun MABMI netral, tapi orang orang yang ada di MABMI (tentunya) punya pilihan. Harapan saya pilihlah calon bupati yang mendukung MABMI,” ujarnya.

Politisi PDIP yang saat ini menjadi Bupati Batu Bara itu juga berharap, nantinya bupati terpilih khususnya di Kabupaten Asahan bisa mendayagunakan putra-putri Melayu yang sesuai untuk diikutkan pada struktur pemerintahan.

Apalagi Asahan, seperti juga Batu Bara, merupakan tanah Melayu. “Kami berharap orang Melayu ikut mendapat posisi di pemerintahan,” imbuhnya dalam acara yang dihadiri Kadisdik Asahan Sofian mewakili Plh Bupati itu.

Sebelumnya pernyataan netral tersebut disampaikan Ketua PD MABMI Asahan Dr Hayatsyah dalam kata sambutannya di acara yang sama.

“MABMI tidak ada memberikan dukungan kepada Paslon mana pun. Kami independen dan netral,” ungkap Hayatsyah.

Namun demikian Hayatsyah juga menyatakan pihaknya tetap mendukung pemerintah dan bupati terpilih nantinya. “Siapapun nanti bupatinya, MABMI siap mendukung visi dan misi Bupati terpilih,” ujarnya. (int)