Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Adakan Penyuluhan Hukum Terkait Larangan Membuka Lahan Dengan Cara Membakar

Minggu, 28 November 2021 | 20:22 WIB

Langkat, MPOL: Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) adakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hukum bagi masyarakat di Dusun Selayang Desa Lau Damak Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Penyuluhan hukum mengenai Larangan Membuka Lahan Dengan Cara Membakar Lahan Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan Terkait di Desa Lau Damak Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2021 yang lalu, bertempat di Jambore Dusun Selayang Desa Lau Damak Kabupaten Langkat dengan melibatkan perangkat desa, masyarakat umum 31 peserta, alumni mahasiswa Fakultas Hukum USU, mahasiswa baru Universitas Padjajaran Bandung dan bekerjasama dengan Staf Balai Besar Taman Gunung Leuser Medan Bapak Palber Turnip, S.P., M.H., selaku Kepala Seksi Wilayah V Bahorok-BBTN Gunung Leuser.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari Universitas Sumatera Utara dan Lembaga Pengabdian Universitas Sumatera Utara dan mendapat persetujuan dari Kepala Desa Lau Damak Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

Saat diwawancarai, Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FH USU, Fajar Khaify Rizky, S.H., M.H., bersama anggota tim pengabdian D. Shahreiza, S.H., M.H., dan Riadhi Alhayyan, S.H., M.H., mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Dusun Selayang Desa Lau Damak terhadap substansi hukum mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar lahan, dampak dan akibat terjadinya kebakaran lahan, dan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Dusun Selayang Desa Lau Damak terhadap membakar lahan dan hutan ditinjau dari aspek legalitas dan manfaat konservasi alam, serta memberikan solusi kepada masyarakat Dusun Selayang Desa Lau Damak dalam membuka lahan selain dengan cara membakar lahan.

“Saya berharap agar masyarakat di Dusun Selayang Desa Lau Damak dalam membuka lahan tidak dengan cara membakar lagi dan harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Fajar.

Tidak hanya sebatas memberikan penyuluhan kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melakukan tanya jawab/diskusi, memberikan kuesioner, dan memberikan cinderamata berupa plakat kepada pihak pemerintahan Desa Lau Damak Kabupaten Langkat.

Kepala Desa Lau Damak, Ngemat Ginting beserta jajarannya menyambut positif dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan. “Saya berharap melalui adanya penyuluhan hukum ini masyarakat dapat mematuhi dan memiliki kesadaran hukum terhadap pembukaan lahan dengan tidak cara membakar berdasarkan peraturan perundang-undangan yang terkait dan memberikan solusi kepada masyarakat dalam membuka lahan tidak cara dengan membakar,” ucap Ngemat Ginting. **