Budi Siringo-ringo Keluhkan Tanah Terindikasi Diserobot Tetangga

Selasa, 29 Maret 2022 | 20:31 WIB

Labura, MPOL- Budi Siringo-ringo mengeluhkan aksi tetangganya, yang terindikasi dan diduga telah menyerobot lahan perladangan yang diusahai oleh keluarganya secara turun temurun. Hal tersebut disampaikan Budi kepada wartawan, Selasa(29/3).

Menurut Budi, sebagai ahli waris dari Alm. Ngolngol Siringo-ringo, dirinya ada ditinggali sebidang tanah perladangan yang ditanami Kelapa Sawit dengan luas keseluruhan 10 Ha. Ladang tersebut diusahai orangtuanya (Ngolngol, red), sejak tahun 2003-2004 lalu. Berdasarkan pengakuan menggarap lewat Surat Keterangan Mengusahai Tanah berlokasi di Desa Belimbing Kec. Batang Gansal Kab. Rengat- Riau.

Budi Siringo-ringo yang kemudian melanjutkan perladangan setelah orangtuanya itu wafat menemukan, ternyata ada sisa tanah sekitar 4 Ha yang berada dibatas lahannya, dan ternyata tidak masuk dalam surat keterangan milik warga lainnya. Oleh Budi lahan kosong seluas 4 Ha tadi kemudian ditanami juga dengan Kelapa Sawit, dan dirawat serta dijaga seperti lahannya peninggalan orangtuanya yang 10 Ha. Dengan seijin lisan dari Kepala Desa, serta memberitahukan kepada perangkat desa tentang lahan kosong tersebut.

“Kebiasaan disini lahan kosong yang diusahakan itu, menjadi batas antara satu ladang warga dengan ladang warga lainnya. Jadi tidak berbatasan langsung antara satu ladang, dengan ladang milik warga lain”, ujar Budi Siringo-ringo. Dan keterangan Budi ini dibenarkan saksi sebagai sempadan lahan, yakni Sinanga dan Tp. Boling yang berada di kiri kanan lahan atau bahagian Timur dan Barat.

Tetapi belakangan ini sebut Rudi ada warga lain, yang coba mengusahai ladang seluas 4 Ha yang menjadi batas tersebut, dan terkesan merusak tanaman yang telah dipelihara oleh Budi serta orangtuanya sejak puluhan tahun lalu.

“Saya berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan musyawarah secara kekeluargaan oleh aparat desa”, harap Rudi Siringo-ringo.
Kepala Desa lama, Usman yang dikonfirmasi wartawan membenarkan jika Alm. Ngolngol dan dilanjutkan anaknya Rudi Siringo-ringo mengusahai tanah 10 Ha, serta belakangan menambah 4 Ha lagi tanah kosong didekat ladangnya.

“Waktu saya menjabat Kepala Desa memang ada keluhan dari Rudi, soal ladangnya yang 4 Ha dan terkesan dirusak warga sedesa. Sebelum selesai urusannya, saya sudah tak menjabat lagi”, ujar Usman. Sementara Kades pengganti Usman, Jumaris belum berhasil dikonfirmasi karena tidak menjawab panggilan dan pesan singkat elektronik dari seluler wartawan. (rel/alf)