Kodam I/BB Terima Sosialisasi Permenhan RI Tentang Penyaluran Prajurit TNI Memasuki MPP

Kamis, 20 Februari 2020 | 00:00 WIB
Medan – Prajurit Kodam I/BB menerima Sosialisasi Permenhan RI nomor 34 tahun 2013 tentang penyaluran prajurit TNI yang akan memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP) tahun 2020 di Ruang Manunggal Lt V Makodam I/BB, Jl. Gatot Subroto km 7,5 Medan, Rabu, (19/2/20)
Sambutan Pangdam I/BB yang dibacakan Waaspers Kasdam I/BB Letnan Kolonel Inf Didik Efendi, S.I.P menyampaikan, pensiun atau proses MPP merupakan hal yang akan dialami oleh semua prajurit TNI. Namun pada umumnya prajurit yang memasuki pensiun masih potensial untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Sehingga sosialisasi ini sengaja digelar guna memberikan pemahaman dan pengertian Permenhan nomor 34 tahun 2013 tersebut, sehingga para prajurit yang akan memasuki MPP dapat mempersiapkan diri sebelum berakhirnya masa dinas keprajuritan. Tujuan penyaluran prajurit dalam Permenhan ini adalah untuk mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan penghidupan yang layak usai menjalani dinas keprajuritan serta ikut berpartisipasi aktif melalui pembinaan teritorial dalam menjaga integritas wilayah dan kedaulatan negara.
Pangdam menambahkan penyaluran prajurit dilaksanakan melalui usaha mandiri maupun diarahkan untuk bekerja di BUMN atau BUMD serta perusahaan-perusahaan swasta. Namun sebelumnya para prajurit yang akan memasuki pensiun tentunya harus dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menambah serta meningkatkan kemampuan para prajurit melalui berbagai pelatihan. Ucapnya
Terkait hal tersebut, Pangdam mengharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sepenuh hati dan memperhatikan seluruh materi yang disampaikan, sehingga dapat memberikan pemahaman kepada para peserta tentang pelaksanaan penyaluran prajurit TNI yang akan MPP di wilayah Kodam I/Bukit Barisan.
Di kesempatan yang sama Kasubdit Pemisahan dan Penyaluran Dit SDM Ditjen Kuathan Kemhan Kolonel Inf Gaguk Anang Widagdo berharap dalam sosialisasi ini akan mendapatkan tanggapan dan saran dari seluruh peserta sebagai bahan masukan agar dapat kami akomodir sebagai bahan referensi tim sosialisasi untuk penyempurnaan peraturan menteri ini di masa yang akan datang. (Dro).