Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut Monitor Malam Hari ke Rutan Klas I Labuhan Deli

Rabu, 5 Mei 2021 | 14:09 WIB

Labuhan, MPOL : Untuk mengontrol kegiatan teraweh yang dilakukan warga binaan sesuai dengan protokol kesehatan dan memastikan situasi di dalam rutan dalam keadaan aman terkendali serta pelayanan petugas kepada warga binaan berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan rutan Klas I Labuhan Deli untuk mewujudkan Zona Integritas WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, Anak Agung Gde Krisna, lakukan monitoring (kontrol) pada malam hari ke Rutan Klas I Labuhan Deli. Selasa malam (4/5/2021) pukul 21.00 WIB.

“Saya sengaja melakukan kunjungan ini tanpa melakukan pemberitahuan kepada karutan, sebab kunjungan saya ini untuk melakukan monitoring kegiatan selama Ramadhan,” ucap Kadivpas pada wartawan.

Katanya, saya juga tadi sempat melakukan dialog langsung kepada warga binaan didalam blok hunian dan mereka mengapresiasi pelayanan petugas kepada mereka.

“Kunjungan ini saya lakukan secara sample random (acak)  tidak ada terjadwal  untuk melakukan kunjungan keseluruh lapas atau rutan yang berada di satuan wilayah kerja Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, sebab saya mau melihat dan memastikan secara langsung kegiatan didalam rutan seperti apa

dan hasilnya semua berjalan dengan baik saya berikan apresiasi kepada petugas dan warga binaan karena semua berjalan dengan baik mudah-mudahan nanti Rutan Kelas I Labuhan Deli bisa lolos di Tim Penilaian Nasional dalam pembangunan Zona Integritas melalui dukungan masyarakat, keluarga warga binaan dan rekan-rekan wartawan,” tegasnya.

Sementara itu Karutan Klas I Labuhan Deli, Nimrot Sihotang dalam keterangannya menyebutkan situasi dan kegiatan didalam rutan semua berjalan dengan baik seperti sholat teraweh yang dilakukan secara perkamar yang dilakukan secara bergantian untuk menjaga situasi keamanan didalam rutan pada malam hari.

“Pak Kadivpas juga tadi menyempatkan diri dengan melakukan dialog langsung kepada warga binaan didalam blok kamar hunian dengan menanyakan apakah mereka (warga binaan) diberlakukan secara baik serta apakah mereka ada dimintai pungutan. Hasilnya, semua dialog itu berjalan dengan baik dan kabar miring yang menyebutkan petugas kita melakukan pungutan, akhirnya terbantahkan,” ucapnya.

Jelasnya lagi, saya sebagai Karutan  telah menyampaikan melalui spanduk dan media sosial bahwa pelayanan kita kepada warga binaan di dalam rutan adalah gratis tidak berbayar.

Perlu saya sampaikan kepada masyarakat dan warga binaan apabila ada yang menyebutkan ada pungutan dan pembayaran didalam rutan, saya tegaskan itu tidak benar.

“Kalau ada oknum di dalam rutan yang meminta pungutan atau melakukan kekerasan kepada warga binaan, silahkan lapor langsung kepada saya selaku karutan untuk kita tindak,  sebab komitmen kita adalah untuk membangun Zona Integritas

WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani). Untuk itu, kami mohon dukungan dari semua pihak,” pungkas Karutan Klas I Labuhan Deli itu. **