Ini Harapan Ephorus HKBP Pada Sidang MPL – Wilayah PGI Sumut

Jumat, 12 November 2021 | 18:14 WIB
Taput, MPOL : Ephorus HKBP Ompui Pdt Robinson Butar-Butar mempunyai harapan agar seluruh Gereja di wilayah  Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi untuk mengahadapi tantangan zaman yang berdampak bagi kehidupan manusia.
     “Gereja adalah persekutuan orang percaya kepada Allah Bapa, Anak-Nya Yesus Kristus dan Roh Kudus senantiasa menghadapi tantangan yang beragam di setiap zaman,” ujar Ephorus HKBP Pdt Robinson Butar-Butar dalam arahannya pada sidang MPL- Wilayah PGI Se Sumut Jumat (12/11/2021) bertempat di Sopo Raja Pontas Lumbantobing Pearaja Tarutung.
     Dikatakan, tantangan yang Gereja-gereja hadapi adalah perkembangan teknologi informasi yang disebabkan oleh Revolusi Industri 4.0, bahkan Civil Society 5.0 yang sebentar lagi juga akan berdampak bagi Gereja-gereja di Indonesia, khususnya di wilayah Sumit yang kita kasihi ini, serta tantangan akibat dampak dari Pandemi Covid-19 yang telah mengubah banyak tatanan kehidupan dunia.
     Menurutnya, beberapa dampak yang muncul antara lain banyaknya perusahaan gulung tikar dan banyaknya orang kehilangan mata pencaharian. Juga muncul masalah baru yaitu ketertinggalan banyak warga untuk berekonomi di era digital dengan kekurang-tangkasan berjejaring digital, serta menguatnya keterpisahan satu sama lain walau terjaring satu sama lain akibat ujaran kebencian yang lolos dari sensor dan lolos dari jerat hukum.
     Lebih lagi, harapan manusia akan tuntunan Allah baginya tergerus karena semakin kuatnya ketergantungan manusia pada kemampuannya sendiri. Sementara kita masih tertatih-tatih menghadapi berbagai masalah baru, dimana masalah-masalah klasik juga masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas kita kerjakan bersama.
     Termasuk, pengrusakan lingkungan, bencana alam, kekerasan terhadap perempuan dan anak, meningkatnya pengangguran yang sejalan dengan tingkat kriminalitas, demikian juga politik identitas serta kebebasan beragama dan isu keadilan lainnya masih terus ada di sekitar kita.
     “Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia pada tahun 2021 menggumuli tema dan subtema yang sangat aktual dan relevan dalam konteks kekinian, yang juga akan digumuli dalam Sidang MPL/ Sidang Wilayah PGI Wilayah Sumatera, pada 11-14 November 2021,” tegas Ephorus HKBP.
     Tema, “Aku Adalah yang Awal dan Akhir “(Wahyu 22:13), dengan Subtema: “Bersama seluruh warga Bangsa, Gereja memperkokoh NKRI yang demokratis, adil dan sejahtera bagi semua ciptaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945” kiranya menyemangati seluruh peserta untuk mengikuti sidang yang terhormat ini.
     Sehingga gagasan, rekomendasi, termasuk pengurus baru yang akan dipilih nantinya dapat membawa Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sumatera Utara mengajak seluruh anggotanya untuk berkolaborasi menghadapi tantangan zaman.
     HKBP merasa terhormat menjadi nyonya-tuan rumah sidang ini justru di tengah pergumulan dunia secara umum dan pergumulan finansial HKBP secara khusus. “Hal tersebut hanya mungkin, karena kita percaya bahwa Tuhan yang kepada-Nya kita beriman dan pengharapan adalah yang awal dan yang akhir,” pintanya. **