Hoax, Covid 19 Menyerang Jamaah Umroh Asal Medan

Selasa, 3 Maret 2020 | 17:54 WIB

Medan – Kabar seorang jamaah umroh asal Medan yang terserang virus corona (Covid 19), sewaktu pulang dari Jeddah ternyata hoax. “Itu hanya isu,” kata kepala KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan ), Dr Sophian di Bandara KNIA (Kuala Namu Internasional Airport), Deli Serdang.

“Kita sudah tunggu pesawat dari Jeddah yang mengangkut jemaah umroh asal Medan. Tapi hasilnya negatif,” jelas Sophian kepada medanposonline, di ruang kedatangan Internasional KNIA, Selasa (3/3) pagi, ketika di hubungi.

Menurut dia, pesawat yang mengangkut jamaah umroh asal Medan adalah pesawat Saudi Arabia dengan nomor penerbangan VE 3503, mendarat pukul 10.41 Wib di KNIA .Tidak ada jemaahnya yang terinfeksi virus corona.

Pantauan di ilapangan, pesawat Arab Saudi yang mengangkut sebagian jamaah asal Medan itu mendarat lebih cepat dua jam dari jadwal yang ditentukan. Seharusnya pesawat itu mendarat pukul 12.20 Wiib sesuai jadwal, tapi pukul 10.41 Wib sudah mendarat.

Pesawat VS 3503 itu hanya 259 orang jamaah dari 470 tempat duduk (seat) tersedia. Dari awal hingga habis penumpang para jamaah yang turun memang tidak ada jamaah terjangkit virus corona. Semua aman aman saja.

Demam panas

Dikatakan, ketika seorang jamaah umroh asal Medan yang berhasil di hubungi berinisial, M menjelaskan, selepasnya mereka take off dari Jeddah sekitar di atas laut Colombia memang ada di umumkan pramiugari, seorang jamaah mengalami demam panas yang duduk di bangku no 33.

Mendengar itu sebagian jamaah yang duduk didekat seat nomor 33 langsung minta pindah duduk di kursi belakang. “Termasuk saya,” ujar M menjelaskan.

Ternyata setelah diperiksa, jamaah itu hanya mengalami demam panas yang tinggi, ujarnya .(HDS).