HKTI Sumut dan PTI Sumut Bersama Mitra Salurkan KUR Tani di Mandailing Natal

Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:46 WIB

Madina, MPOL : Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPD HKTI Sumut) dan Dewan Pengurus Daerah Pemuda Tani Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPD PTI Sumut) bersama Mitra diantaranya Bank BNI Sumut yang diwakili oleh BNI Panyabungan dan Bulog Sumut yang diwakili oleh Bulog Sidempuan (Tabagsel) menyerahkan KUR Tani kepada Petani Penerima pada Jum’at (23/7) di Aula Kantor Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal.

Penyelenggaraan Penyerahan KUR Tani di Desa Huraba diinisiasi oleh DPC PTI dan HKTI Mandailing Natal dihadiri oleh Ketua HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu, Ketua PTI Sumut M. Fadly Abdina, Sekjend HKTI M.Syah, pengurus HKTI Sumut dan PTI Sumut, Ketua HKTI Madina, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Pimpinan Cabang BNI Padang Sidempuan yang diwakili oleh BNI Panyabungan, Pimpinan Bulog Sidempuan, perangkat desa setempat serta Kelompok Tani dan Para Petani penerima KUR Tani.

Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM.CA selaku Ketua HKTI Sumut dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta penerima KUR Tani agar dapat memanfaatkan fasilitas KUR dengan jujur dan bertanggung jawab supaya program tersebut terus berlanjut dan Berkembang.

“Program ini merupakan kolaborasi HKTI Sumut, PTI Sumut, BNI Sumut, BULOG Sumut, serta Jasindo untuk membantu menyejahterahkan petani. Sejak awal niat kita untuk mempermudah petani dalam mengembangkan Usaha Tani yang dijalankan. Kami menghimbau kepada para penerima KUR Tani agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, pergunakanlah untuk kebutuhan pertanian, meningkatkan hasil dan kualitas panen supaya Kecamatan Siabu khususnya Desa Huraba dapat menjadi lumbung beras di Madina bahkan Sumut,” kata Gus Irawan.

Senada Dengan Pernyataan Ketua HKTI Sumut, Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Erwin Efendi Lubis menyampaikan siap menuntaskan permasalahan kelangkaan pupuk di Madina khususnya di Desa Huraba.

“Harapan yang sangat baik dari Bapak Gus Irawan Pasaribu Ketua HKTI Sumut, tentunya kami sangat berterima kasih dan berharap program ini terus berlanjut Sesuai dengan yang disampaikan Bapak Gus Irawan bahwa Kecamatan Siabu khususnya Desa Huraba siap kita jadikan sebagai lumbung beras di Madina bahkan di Sumatera Utara. Oleh Karenanya Guna mewujudkan hal tersebut kami siap menyambung Aspirasi Petani pada permasalahan kelangkaan pupuk yang terjadi di Madina khususnya Desa Huraba ini,” tegas Erwin.

Pada kesempatan yang Sama, Ketua DPD PTI Sumut M.Fadly Abdina, SP, M.Si menyambut baik apa yang disampaikan ketua DPRD Madina untuk mengatasi permasalahan petani.

“Harapan kami dari Pemuda Tani Indonesia Sumatera Utara, semoga KUR Tani dapat dipergunakan sebagaimana mestinya untuk meningkatkan hasil panen para petani guna meningkatkan kesejahteraan petani. Untuk Berjalannya kerjasama yang baik dan Program dapat berkelanjutan tentunya kami memiliki harapan agar petani dapat komitmen menggunakan Modal yang diperoleh untuk keperluan usaha tani dan setelah panen dapat mengembalikan modal yang telah digunakan dengan segera kepada pihak Bank. Dengan Berjalannya program dengan baik, maka kita bisa dapat menambah peserta penerima KUR tani dikemudian hari. Guna mendukung keberlangsungan Pasar, Bulog dapat menampung hasil panen masyarakat dengan harga yang layak, Jika Terjadi Gagal panen Pihak Asuransi Jasindo yang menanggulangi Resiko kerugian petani, dan HKTI/PTI Melakukan Pemantauan/Pendampingan Kepada Petani” ujar Fadly Abdina

Selama masa pengajuan Program On Farm Petani Mandiri ini, Kelompok Tani meminta kepada DPC PTI Madina agar penerima KUR Tani ini ditambah jumlahnya.

Ketua DPC PTI MADINA Ahmad Riski Pane yang sering berkunjung ke Desa Huraba menyampaikan agar para penerima KUR Tani tahap pertama ini dapat melaksanakan program tersebut dengan jujur dan bertanggung jawab agar bisa terus bekerjasama dengan lembaga keuangan serta menambah jumlah penerima.

Menurut Riski, Desa Huraba memang sangat potensial untuk menjadi lumbung beras. Mengutip data hasil panen Madina tahun 2012 Kecamatan Siabu merupakan pusat produksi padi di Madina dengan produksi sebanyak 47.342,54 ton atau sekitar 26,33 % dari total produksi padi Kabupaten Madina.

“Sama dengan harapan Ketua HKTI Sumut dan PTI Sumut, saya juga berharap semoga program ini dapat terus berlanjut di Desa Huraba dengan jumlah penerima yang lebih besar. Semoga dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta meningkatkan hasil panen agar menjadi lumbung beras di Madina. Apalagi menurut data hasil panen di Madina, sekitar 26% dari panen padi di Madinq berasal dari Kecamatan Siabu. Oleh karena itu kita sangat berharap dukungan dari semua pihak termasuk bapak Ketua DPRD Madina,” tandas Riski Pane. (ril)