Harian Medan Pos Gelar FGD Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 dengan Pelayanan Online

Jumat, 4 Desember 2020 | 18:37 WIB

Medan, MPOL: Harian Medan Pos menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan menggandeng PDAM Tirtanadi Sumatera Utara dalam rangka meningkatkan peran media massa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mencegah kerumunan massa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Jumat, (4/12/2020) di kantor PDAM Tirtanadi Cabang Medan Labuhan.

Manajemen PDAM Tirtanadi Provsu yang sekarang dipimpin Kabir Bedi selaku Dirut yang baru terus melakukan inovasi membangun korporasi dengan mengambil kebijakan komputerisasi yang ditandai dengan sistem pembayaran rekening air minum secara online yang dapat dilakukan di Bank ataupun tempat usaha waralaba seperti indomart dan alfamart. Hal ini juga salah satu upaya mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mencegah terjadinya kerumunan massa atau social distancing.

Kabid Publikasi dan Komunikasi PDAM Tirtanadi Sumut, M. Adenin Ginting menjelaskan bahwa Sesuai dengan arahan Satgas Covid-19, PDAM Tirtanadi saat ini telah menerapkan sistem Pelayanan Online sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak terjadi kerumunan atau social distancing dalam hal pelayanan pembayaran tagihan rekening air.

“Pembayaran tagihan rekening air dapat dilakukan di Bank ataupun tempat usaha wiralaba seperti Indomaret atau Alfamart,” jelasnya.

“Bagi pelanggan air minum yang ingin menyampaikan keluhannya tak perlu lagi mendatangi kantor unit pelayanan, PDAM Tirtanadi telah menyediakan aplikasi bernama “Hallo Tirtanadi,” semua itu dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Kepala Cabang Medan Labuhan, Jamal Usman Ritonga.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah, PDAM Tirtanadi Sumut selalu mendukung upaya Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah melalui Satgas Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan berharap agar vaksin cepat ditemukan agar semua bidang kehidupan dapat kembali normal.