Hambat Akses Jalan, Anggota Dewan Kecam Galian Pipa Gas Bawah Tanah

Rabu, 2 September 2020 | 11:42 WIB
Deli Serdang, MPOL : Proyek galian pemasangan pipa gas bawa tanah di sekitar kota Lubuk Pakam,  Deli Serdang terkesan amburadul. Pasalnya,  galian tanah di pinggir jalan sebagian ada yang mempersempit badan jalan sehingga mobil tidak bisa melintas.
Seperti terlihat di komplek BTN Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam, tepatnya di jalan Kemuning Raya galian tanah mempersempit badan jalan. Selain itu penutupan bekas galian terkesan asal asalan, bahkan tanah yang digali di sepanjang jalan tanpa diberi tanda tanda ada pekerjaan proyek.
Terkait hal itu anggota DPRD Deli Serdang Bayu Sumantri Agung, Rabu (2/9/2020) angkat bicara. Menurutnya, pembangunan proyek pipa bawah tanah seharusnya profesional dan sesuai dengan SOP.
“Kita tidak menghalangi proyek nasional, tapi pekerjaan harus profesional, jangan asal saja. Tanah yang sudah digali di pinggir jalan dibiarkan begitu saja tanpa ada tanda peringatan, bahkan tumpukan tanah memakan badan jalan”, cetus Ketua Fraksi PAN DPRD Deli Serdang ini.
Proyek galian pipa gas itu, kata Bayu, sangat mengganggu warga karena akibat tanah yang menumpuk di persimpangan badan jalan mobil yang akan melintas tidak bisa berbelok. “Coba kalian lihat itu proyek galian pipa gas di perumahan BTN Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, akibat tumpukan tanah mobil pun gak bisa lewat”, cetus Bayu.
Sekertaris DPD AMPI Deli Serdang Dedek Purba juga mengecam proyek galian pipa gas yang terkesan amburadul dan tidak profesional. “Galian pipa gas di seputaran kota Lubuk Pakam tanpa ada tanda tanda garis peringatan adanya proyek galian,l. Inikan bisa berbahaya bagi pengguna jalan”, bilang Dedek. **