Guncangan Gempa 6.0 SR Di Taput Rusak 14 Bangunan Rumah Ibadah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:06 WIB

Taput, MPOL-Akibat guncangan gempa berkekuatan 6.0 SR melanda Tapanuli Utara mengakibatkan banyak bangunan mengalami kerusakan.

Seperti bangunan rumah warga, bangunan sekolah, rumah ibadah, bangunan pemerintah, fasilitas kesehatan, jalan, jembatan dan irigasi di yang ditemukan dibeberapa kecamatan terdampak gempa.

Kecamatan yang terdampak gempa tersebut, Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Parmonangan, Siatas Barita.

Kepala Pelaksana BPBD Taput Bonggas Pasaribu mengatakan, dampak dari gempa berkekuatan 6.0 SR merusak beberapa fisik bangunan.

Diantaranya, 10 bangunan pemerintah, 130 rumah warga, 14 rumah ibadah, 1 fasilitas kesehatan dan 11 jalan/jembatan/irigasi.

” Itu masih data sementara yang kita terima dari camat dan kepala desa yang terdampak gempa,” ujarnya, Sabtu (1/10).

Amatan media ini, guncangan gempa merusak salah satu fisik bangunan rumah ibadah HKBP Kota Tarutung.

HKBP Horison Ranggitgit Kecamatan Parmonangan.(ist)

Kemudian merubuhkan dinding bangunan gereja HKBP di Desa Horison Ranggitgit dan HKBP Sisordak Kecamatan Parmonangan.

Bupati Taput Drs. Nikson Nababan dalam menanggapi adanya rumah warga dan rumah ibadah yang rusak dampak gempa mengatakan, akan segera kita perbaiki.

” Selain memperbaiki bangunan yang dirusak gempa, gerakan yang sudah kita laksanakan mengevakuasi korban luka dampak gempa yang dirawat di RSUD Tarutung. Pengobatan para korban yang dirawat gratis,” kata Nikson Nababan kepada wartawan.

Bersamaan, Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra juga dalam tanggapannya mengatakan, rumah warga dan rumah ibadah yang rusak paska gempa bersama TNI/Polri dan pemerintah secara bergotong royong telah membersihkannya.

” Mengenai jalan rusak, teman dari Kementrian PUPR dan BWS Sumatera telah turun. Mudah-mudahan secepatnya diperbaiki,” harapnya.

DAMPAK GEMPA, 1 MENINGGAL DAN 25 LUKA DIRAWAT DI RSUD TARUTUNG

Dampak gempa yang melanda Taput yang mengakibatkan banyaknya bangunan rusak.

Juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 25 orang mengalami luka berat dan ringan yang masih dirawat di RSUD Tarutung.

Para korban luka dampak gempa dirawat secara intensif dibawah tenda pleton bantuan dari BNPB Taput, Dinas Sosial dan Kodim 0210/TU***