Gugus Tugas Layak Anak Segera Terbentuk di Asahan 

Selasa, 22 Juni 2021 | 19:28 WIB
Kisaran, MPOL: Bupati Asahan H. Surya BSc pimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan Gusus Tugas  Kabupaten Layak Anak di Aula Mawar, Kantor Bupati Asahan, Selasa (22/6/2021).
Rakor tersebut dihadiri Ketua PN Kisaran, Kepala Kejaksaan diwskili Kasi Intel, Ketua PA Zulkarnain Lubis, Ketua KPA Asahan H. Irsan Kumala, Kakan Kemenag, OPD, BPS, BNN, PKK dan DWP Kabupaten Asahan.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Asahan Drs. Muhilli Lubis menyampaikan, baik pemerintah pusat maupun daerah, memiliki tanggung jawab dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Dan itu telah termaktub dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta Peraturan Presiden nomor 25 tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak pasal 8 menyebutkan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota menyelenggarakan Kabupaten Layak Anak.
Untuk menjamin pemenuhan hak anak tersebut, pemerintah berkewajiban untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang penyelenggaraan perlindungan anak melalui pengembangan Kabupaten Layak Anak.
Muhilli mengatakan untuk memenuhi amanat dalam UU tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melaksanakan Rakor yang nantinya  akan melaksanakan beberapa tugas antara lain, mengkoordinasikan penyusunan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak Kabupaten Asahan, mengkoordinasikan advokasi, fasilitasi, sosialisasi, dan edukasi dalam rangka Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak. Sekaligus melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.
“Diharapkan  setelah terbentuk gugus tugas nantinya seluruh komponen yang terlibat dapat langsung terjun ke lapangan, agar unsur dan komponen yang menunjang Kabupaten Layak Anak bisa terwujud di Kabupaten Asahan,” pungkas Muhilli.
Sementara itu Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, proses terpenting pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) yaitu koordinasi diantara para Steakholders pemenuhan hak hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu diharapkan penguatan koordinasi para Steakholders dapat ditingkatkan.
“Anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup bagi sebuah Bangsa. Karena itu anak harus mendapat kesempatan seluas luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental maupun sosialnya. Maka menjadi kewajiban kita bersama untuk pemenuhan hak anak sehingga anak anak menjadi aset dan modal sumber daya dalam pembangunan. Untuk itu diharapkan peran seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Asahan Layak Anak,” tegas Bupati.
Bupati berharap agar masing masing OPD dan anggota Gugus Tugas KLA yang akan dibentuk dapat segera bekerja mempersiapkan data, informasi agar harapan mewujudkan Kabupaten Asahan Layak Anak tercapai.
Bupati berpesan agar dalam melakukan setiap aktifitas tetap mematuhi Protokol Kesehatan yaitu dengan menjaga jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun dan Tetap memakai Masker hal ini perlu kita tetap lakukan untuk menghindari penyebaran Covid 19 khususnya di Kabupaten Asahan. **