DPRD Langkat Minta PT LNK dan PTPN II Beri Akses Pemasangan Listrik di Dusun Lau Buron dan Pengambatan

Selasa, 3 Maret 2020 | 22:12 WIB

Langkat – Komisi A DPRD Langkat merekomendasikan agar PT. LNK dan PTPN II memberikan akses bagi pemasangan jaringan listrik menuju Dusun Lau Buron dan Dusun Pengambatan Desa Kutambaru Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat.

Hal itu tertungkap saat diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A dengan pihak PT. PLN, PT. LNK, Camat Kutambaru, Kepala Desa Kutambaru dan puluhan masyarakat kedua dusun di ruang rapat DPRD Langkat, Selasa (3/3/2020)

Pimpinan rapat, Dedek Pradesa, S.Sos.I dengan nada keras meminta rekomendasi yang diputuskan dalam RDP agar dapat ditindak lanjuti.

“Jika tidak, Komisi A dan Pemkab Langkat akan menjadi garda terdepan membela masyarakat dan memperjuangkan agar kedua dusun dapat dialiri listrik,” tegasnya.

Walaupun begitu, Komisi A memberikan waktu 2 minggu kepada PT. LNK khususnya agar dapat merelakan sekitar 230 batang sawit yang akan ditumbangkan jika kedua dusun itu dialiri listrik PLN.

RDP yang sedikit memanas ini, disebabkan PT. LNK hanya mengutus humasnya untuk menghadiri rapat sehingga tidak dapat mengambil keputusan.

Komisi A, dalam RDP itu meminta humas PT. LNK untuk menghubungi pihak pimpinan PT. LNK, hasilnya pihak PT. LNK tetap meminta agar penumbangan pohon sawit ada ganti ruginya kepada PT. LNK.

Rasa kecewa masyarakat disampaikan Rukun Mulia, ia menuturkan selama ini masyarakat tidak pernah mendapatkan dana CSR dari PT. LNK, “kami hanya minta PT. LNK memberikan izin agar sawit itu bisa ditumbangkan,” harapnya.

Kepala Desa Kutambaru, Senang Muli Sitepu, turut meresa kecewa warga dusunnya sudah 75 tahun Indonesia merdeka tidak merasakan penerangan listrik.

Padahal menurutnya, dengan ditumbangkannya sekitar 230 batang sawit itu tidak akan merugikan PT. LNK yang memiliki ratusan hektar lahan.

Camat Kutambaru, Edi Suratman, S.Sos juga menyampaikan keprihatinannya karena warganya tidak merasakan listrik yang disebabkan akses pemasangan jaringan listrik ini melalui kebun PT. LNK.

“Ini jeritan hati masyarakat, kami minta ada tindak lanjut nyata dari pertemuan ini,” pintanya.(LB.12)