Diskominfo Pemkab Simalungun Gandeng PWI Gelar UKW, 12 Tak Berkompten Dari 36 Peserta  

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:38 WIB

 

Simalaungun, MPOL: Akhirnya, setelah menjalani dua hari mengikuti uji kompentisi wartawan (UKW), 24 orang dinyatakan berkompetèn, sedangkan 12 peserta tak berkompeten.
Demikian diungkapkan Drs M Syahrir, M.Kom salah satu tim penguji dalam uji kopetensi wartawan saat penutupan acara UKW angkatan 48-49 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informasi (Dis Kominfo) Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama PWI Sumatera Utara di Atsari Hotel Parapat Kec.Girsang Sipangan Bolon, Kab.Simalungun, Rabu (07/12/2022).
Dijelaskan mantan Ketua PWI Sumut periode 2010-2015 itu,  dari jumlah peserta UKW sebanyak 36 orang, yang berkompeten sebanyak 24 orang dan yang belum kompeten sebanyak 12 orang.
“Secara nasional jumlah seluruh anggota PWI dan wartawan yang di uji kompetensi wartawan melalui lembaga uji PWI adalah sebelum dilakukan UKW 48-49 totalnya 16.130 orang, berarti di tambah 24 orang, total wartawan yang kompeten melalui lembaga uji PWI adalah 16.154 orang,” ucap Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI Sumut.
Sementara, Ketua PWI Sumut, H. Farianda Putra Sinik, SE mengatakan, UKW angkatan ke 48-49 seyogianya, sesuai dengan jumlah yang mendaftar sebanyak 42 peserta. Namun saat hari pelaksanaan 6 orang diantaranya tidak hadir.
Dari 36 peserta yang hadir, dibagi dalam 7 kelas, dengan rincian 6 kelas untuk Wartawan Muda, 1 kelas untuk Wartawan Madya. Kegiatan UKW yang terus menerus digelar merupakan wujud nyata dari komitmen PWI untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, profesionalitas, serta moralitas wartawan.
”Melalui UKW kita akan meningkatkan kompetensi, profesionalitas wartawan yang beretika dan bermartabat. UKW dirasa sangat penting seiring dengan perkembangan zaman digital dan menjadi tantangan tersendiri bagi tugas-tugas jurnalistik professional,”kata Farianda sembari menyampaikan, UKW dilakukan untuk wartawan sekaligus menjaga profesi luhur dan mulia tersebut.

Farianda menyampaikan apresisi kepada Pemkab Simalungun melalui Dinas Kominfo yang telah mengakomodir sehingga kegiatan UKW Angkatan 48-49 dapat terlaksana dengan baik.
Selanjutnya, owner/pemilik media cetak Harian Medan Pos dan Online itu, mengungkapkan sebelum dilaksanakan UKW terlebih dulu digelar pra UKW oleh tim mentor PWI Sumutdi Hotel Horison Jl.Medan Pematangsiantar, Senin (05/12/2022).
Sedangkan dalam pelaksanaan UKW langsung dilakukan oleh Direktur UKW Pusat Profesor Rajab Ritonga dan dari Dewan Pers serta PWI Sumut.

Kadis Kominfo Pemkab Simalungun SML Simangunsong menerangkan pelaksanaan UKW bertujuan untuk menjadikan wartawan profesional yang manfaatnya untuk publik, untuk mendapatkan informasi dari wartawan yang kompeten.

Sebelumnya, Bupati Simalungun dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Esron Sinaga saat membuka pelaksanaan UKW, antara lain mengharapkan kepada seluruh wartawan cetak dan online yang mengikuti UKW untuk dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas kewartawanan.
Kepada para peserta diminta agar bersungguh-sungguh untuk dapat lulus menjadi wartawan yang kompeten sesuai diharapkan. “Kita berharap, kegiatan yang baik ini bisa terus berkelanjutan, sehingga seluruh wartawan yang bertugas di daerah khususnya di Kabupaten Simalungun benar-benar kompeten semuanya,”ucap Sekda.
Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Sumut, H. Farianda Putra Sinik, SE mengatakan, UKW angkatan ke 48-49 seyogianya, sesuai dengan jumlah yang mendaftar, peserta sebanyak 42 orang, namun saat hari pelaksanaan 6 orang diantaranya tidak hadir.
Sedangkan, Direktur UKW PWI Pusat, Prof Rajab Ritonga, berharap ke depan wartawan yang benar-benar kompeten semakin banyak dan dapat terhindar dari ancaman pidana terkait pemberitaan. ” Wartawan harus memahami Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) UU Pers Nomor 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, menyampaikan apresiasi kepada PWI dan Kominfo Simalungun atas terselenggaranya UKW tersebut. “Bukan hanya profesi wartawan yang diuji kompetensi, tetapi lebih dari itu banyak lagi profesi lainnya yang juga harus dilakukan uji kompetensi, termasuk politisi-politisi partai yang akan maju menjadi calon anggota legislatif,” ungkap Ketua Golkar Simalungun.
Sedangkan Ketua PWI Pematang Siantar, Surati mewakili peserta UKW di tingkat Madya, menyampaikan pesan dan kesan selama mengikuti pelaksanaan tes tersebut berpesan, untuk menjadi wartawan kompetensi tidak mudah, kita dihadapkan dengan rasa trauma, tertekan dan nerves menghadapi itu, tapi dengan belajar bisa membantu kita mengikuti  tes itu.
Kemudian, sebagi wartawan juga kita harus menerima perubahan terkait perkembangan digitalisasi, butuh belajar, semua itu bertujuan untuk mempermudah  dalam menjalankan tugas wartawan dan menghindari delik pers dan tetap taat pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta UU Pers No. 40 Tahun 1999.
” Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kominfo Pemkab Simalungun yang mana telah memfasilitasi kegiatan UKW ini, begitu juga dengan PWI Simalungun, PWI Sumut dan tim penguji yang telah membimbing dan memberi pelajaran kepada kami, pungkas Surati.**