Dinas PUPR Karo Normalisasi Drainase di Jalan Perniagaan Berastagi

Senin, 23 November 2020 | 18:11 WIB

Tanah Karo, MPOL : Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) Kabupaten Karo terus melakukan normalisasi anak sungai dan drainase untuk mengantisipasi terjadinya banjir atau genangan air. Tidak itu saja, Dinas PUPR juga akan mengganti selap betton yang sudah rusak.

Kepala Dinas PUPR Karo Edu Sinulingga ST, mengatakan, normalisasi drainase ini dilakukan dengan cara menggali parit (got) untuk mencegah pendangkalan akibat lumpur, sampah dan batu batu kecil. DikatakanEdu, normalisasi saluran air merupakan prioritas Dinas PUPR guna mencegah genangan air dan terjadinya banjir saat musim hujan tiba di sejumlah ruas jalan.

Dia amenambahkan,  salah satu faktor terjadinya genangan air disebabkan kurang berfungsinya saluran air dan banyak ditemukan saluran drainase yang tidak berfungsi dengan normal akibat tersumbat sehingga mengalami pendangkalan. “Beberapa titik drainase yang tidak berfungsi dikarenakan tersumbat sampah, oleh karena itu kami terus membuang sampah–sampah supaya anak sungai lewat drainase kita gali supaya air itu sendiri bisa berjalan dengan normal,” beber Edu.

Normalisasi drainase tidak menjadi jaminan untuk menghindari terjadinya banjir, namun setidaknya dapat mempercepat  surutnya air yang menggenangi badan jalan. Dibeberapa ruas jalan yang digenangi air juga dipengaruhi oleh dataran rendah, seperti di Jalan Perniagaan, Jalan Pengasilan dan Jalan Pasar Berastagi  di beberapa titik itu memang sedikit rendah, sehingga apabila hujan akan terjadi banjir, katanya.

Terpisah , Carles Tarigan dan Joni Sembiring ketika di konfirmasi wartawan  terkait perbaikan selap beton  dan normalisasi drainase yang berada di Jalan Perniagaan dan Jalan Pasar mengatakan sebagai warga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Karo kususnya kepada Dinas PUPR karena telah memperbaiki drainase di Jalan Perniagaan ini, katanya.

Mudah mudahan setelah dilakukan normalisasi ini tidak terjadi lagi banjir kerumah kami ujar Carles diamini Sikilap, selama ini satu jam saja hujan air itu langsung kedapur rumah kami, akhirnya. **