Dimasa Pandemi Covid-19, Dirlantas Polda Sumut Kedepankan Edukasi Kamtibsellancar

Kamis, 14 Januari 2021 | 18:14 WIB

Medan,MPOL: Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengaku diawal kepemimpinannya akan memprioritaskan kebijakan Kapolri di era Pandemi Covid-19 yakni keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran (Kamtibsellancar) lalu lintas dijajaran Polda Sumatera Utara.

“Apa yang menjadi prioritas Kapolri di era pandemi saat ini, tentu itu yang akan diutamakan terlebih dahulu,” kata Valentino kepada wartawan, Kamis (14/1/21).

Velentino mengatakan, arahan Kapolri itu nanti akan diimplementasikan ke dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut. Semisal, Operasi Zebra menyusul operasi Ketupat yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

Dirlantas Poldasu Kombes Valentino Alfa Tatareda didampingi Wadirlantas AKBP Erwin Suwondo.(jos Tambunan).

“Kalau dulu kan lebih ke penindakan. Namun era pandemi saat ini, dalam pelaksanaan Operasi Zebra dan Ketupat nanti lebih kepada mengedukasi masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar jika memang tidak perlu,” kata dia.

Selain itu, Valentino juga akan mengintensifkan bidang rekayasa lalulintas jika memang diperlukan dalam suasana dan kondisi tertentu. Misal, belakangan ini sejumlah wilayah di Sumut kerap terjadi longsor yang mengakibatkan arus lalulintas tersendat.

“Di sinilah rekayasa lalulintas akan diterapkan. Tapi kami kan tidak bisa bekerja sendiri. Nanti kita akan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengangkat material yang menghambat badan jalan tersebut. Koordinasi seperti inilah yang akan ditingkatkan lagi. Kemudian kita akan perbaiki kelemahan yang ada untuk ditingkatkan menjadi lebih baik,” sebutnya.

Kemudian, kata Valentino, bidang pelayanan juga akan menjadi perhatian baginya, selain terus berkoordinasi dengan para Kasat Lantas daerah. Untuk pelayanan SIM atau yang lain misalnya, sebut Valentino, akan dibuat pembatasan bagi pemohon. Bahkan, dalam setiap pelayanan kepada masyarakat akan lebih mengetatkan pelaksanaan protokol kesehatan.

“Misalnya hanya 50 persen masyarakat yang diperbolehkan masuk. Kemudian cek suhu, cuci tangan dan melaksanakan protokol kesehatan lainnya. Kalau untuk aktivitas pegawai sampai saat ini pelayanan di Ditlantas masih normal,” ungkapnya.

Alumni Akademi Kepolisian tahun1994 itu kemudian memohon doa restu serta dukungan rekan-rekan media, untuk menjalankan amanah sebagai Direktur Lalulintas Polda Sumut yang baru, menggantikan Kombes Pol Wibowo.

“Artinya tidak muluk-muluk. Kita akan ikuti program pemerintah, karena ini akan sangat berkaitan dengan aktivitas masyarakat. Mohon dukungannya, kami tidak bisa bekerja sendiri,” pungkasnya.***