Didoakan Tokoh Buddhis Pimpin Indonesia,  Muhaimin Tegaskan PKB Terbuka untuk Siapapun 

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:53 WIB
Medan, MPOL: Masyarakat Budhis Indonesia Sumatera Utara mendoakan Muhaimin Iskandar memimpin Indonesia ke depan.
“Sosok Muhaimin Iskandar dinilai mampu memimpin Indonesia ke depan. Cak Imin adalah politikus berjiwa nasionalis yang bisa menyatukan perbedaan agama menjadi kekuatan untuk membangun bangsa,” tegas tokoh Budhis Sumatera Utara, dr Indra Wahidin dalam acara silaturahim kebangsaan PKB dengan Tokoh dan Masyarakat Buddhis Provinsi Sumatera Utara di Tiara Convention Hall Kota Medan, Kamis, 23 Juni 2022.
Mantan Ketua Walubi Sumatera Utara itu berujar agar masyarakat Budhis Indonesia dimanapun berada dapat membesarkan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) sehingga Ketua Umumnya, Muhaimin Iskandar bisa menjadi pemimpin negeri ini.
dr Indra Wahidin berujar pihaknya akan menggalang kebersamaan di Sumut khususnya Medan untuk membesarkan PKB.
“Mari susun kekuatan untuk membesarkan PKB di Medan dan Sumut. Dengan PKB kita tetap bersama,” ujarnya menambahkan, Ketum Walubi telah memberikan kebebasan bagi umat Budha untuk membesarkan PKB di Medan dan Sumut.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, PKB adalah milik bangsa, milik semua agama dan golongan.
 “Tidak untuk satu kelompok dan golongan saja, tapi (PKB) diabdikan untuk seluruh kekuatan bangsa kita,” tegasnya.
Dalam rangka menjaga dan menghormati keberagaman, keponakan Gus Dur ini menyatakan bahwa PKB menjadi salah satu partai berbasis agama yang ditopang oleh berbagai agama-agama.
“Kader PKB bukan saja terdiri dari satu kelompok agama dan etnis tertentu, namun beragam yang ditopang oleh berbagai agama-agama dan kepercayaan dengan tujuan untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dalam seluruh keberagaman dan kebhinekaan kita,” tutur Gus Muhaimin.
Di sisi lain Gus Muhaimin menambahkan, PKB sebagai kekuatan politik yang lahir dari Nahdlatul Ulama memang diabdikan, dibangun dan dibesarkan untuk bangsa dan negara.
“Di Sumatera Utara ini ada anggota DPR RI dari PKB namanya pak Marwan Dasopang, asli Batak, tapi dekat juga dengan Melayu. Ada juga pak Daniel Johan, tokoh Buddhis dan banyak lagi,” papar Gus Muhaimin.
Oleh karena itu, Cak Imin mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergabung dengan PKB dan bersama-sama menyukseskan Indonesia yang lebih baik, lebih adil, lebih sejahtera dan lebih maju di masa yang akan datang.
“PKB ini terbuka untuk siapapun, semua agama, semua kelompok masyarakat, mari kita bahu membahu menyukseskan Indonesia yang lebih adil, yang menjaga dan menghormati perbedaan, bhinneka tunggal ika menjadi jargon utama kita. Dan Tidak ada yang merasa lebih baik atau lebih besar dibanding yang lainnya,” ajak Gus Muhaimin.
Gus Muhaimin berujar, sejarah dan pengalaman adalah guru terbaik yang dapat dijadikan pondasi penguat keberagaman bangsa Indonesia. Sedangkan muridnya adalah setiap anak bangsa yang terdiri dari lintas suku bangsa, agama dan golongan.
Karena itu Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) ini mengaku bersyukur bangsa Indonesia selalu mampu menjaga dan mampu mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa lantaran punya kekuatan sejarah yang begitu komplek.
“Dan pertemuan kita pada hari ini bukan saja silaturahim kebangsaan, bukan saja menyambung tali persaudaraan, tetapi ini bagian dari simbol anak-anak bangsa yang kuat meneguhkan kembali persatuan dan kesatuan untuk Indonesia yang kokoh di masa yang akan datang,” tegas Gus Muhaimin.
“Saya berharap Indonesia yang plural Indonesia yang berbhinneka tunggal ika Indonesia yang begitu beragam tetap harus bersatu padu dalam persatuan dan kesatuan bangsa. PKB adalah garda terdepan untuk kesatuan bangsa,” sambung Gus Muhaimin.
Hadir dalam silaturahim kebangsaan ini Ketua Pengurus Daerah (PD) Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Sumatera Utara UP, Ir Eddy Sujono, tokoh Tionghoa Sumut dr Indra Wahidin, Ketua Yayasan Marga Zhang Sumut Solihin Chandra, Ketua PC MBI Kota Medan Upa. Hasutan Kosim, dan Ketua Kadin Medan Arman Chandra.
Sementara Gus Muhaimin hadir didampingi oleh jajaran pengurus DPP PKB, antara lain Dita Indah Sari Stafsus Menteri Ketenagakerjaan, Daniel Johan  Wasekjen DPP PKB Anggota DPR RI, Syaiful Huda ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Ketua DPW PKB Sumut Ahmad Iman. ***