Tersangka Kasus Pengancaman Dapat RJ, Setelah Dibebaskan, Tersangka Sujud dan Peluk Orangtuanya

Jumat, 18 November 2022 | 10:05 WIB

Pancur Batu, MPOL: Tersangka kasus pengancaman terhadap kedua orang tuanya dapat Restoratif Justice (RJ) dari pihak Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Deli Serdang di Pancur Batu. Pemberian RJ tersebut dilaksanakan di aula Kantor Cabjari Pancur Batu, Kamis (17/11) siang.

Sebelumnya tersangka atas nama Malim Zainuddin Permonangan Siregar warga Desa Durin Simbelang, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang ini sempat dititip di Lapas Kelas IIA Pancur Batu.

Kacabjari Pancur Batu Muhammad Husairi, SH.MH meminta kepada tersangka untuk tidak mengulangi kembali perbuatan nya. Apalagi terhadap korban yang merupakan orang tua dari si tersangka.

Husairi juga berpesan kepada tersangka untuk tetap menyayangi dan melindungi kedua orang tua, istri dan anak nya serta tidak terlibat dengan kasus pidana lainnya.

Kepada pihak pemerintahan Desa Durin Simbelang, Husairi berpesan agar memantau tersangka sehingga tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Dijelaskannya, RJ bisa diberikan kepada tersangka jika perkaranya ada perdamaian dengan pihak korban. Selain itu, tersangka juga baru pertama kali melakukan aksi kejahatannya.

Herlina selaku Kasus II Desa Durin Simbelang mengucapkan banyak terima kasih dengan apa yang sudah difasilitasi Cabjari Pancur Batu hingga tersangka Siregar dapat kembali menghirup udara segar serta kembali berkumpul bersama keluarganya.

“Terima kasih banyak pak Kacabjari Pancur Batu yang sudah membantu memfasilitasi pemberian RJ ini. Kami akan bantu untuk melakukan pemantauan terhadap si Malim Siregar setelah dapat pembebasan,” sebut Herlina.

Tak lupa juga, Herlina mengapresiasi pihak Jaksa Agung yang sudah memberikan kesempatan kepada Siregar. “Kami juga memberikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan Agung RI atas RJ ini. Pasalnya, dengan adanya RJ, memberikan kesempatan bagi warga yang tersangkut pidana untuk kembali memperbaiki diri atas kesilapan nya,” ungkap Herlina.

Usai memberikan pengarahan, Kacabjari Pancur Batu kemudian melepaskan rompi berwarna orange yang dikenakan tersangka, sekaligus penandatanganan surat putusan Restoratif Justice untuk tersangka resmi dikembalikan ke pihak keluarga.

Seperti diketahui, tersangka Malim Siregar ditangkap Tim Reskrim Polsek Pancur Batu terkait kasus pengancaman terhadap kedua orang tuanya. Kejadian tersebut terjadi di kediaman orangtuanya Desa Durin Simbelang, Senin (19/9) sekira pukul 19.00 WIB.

Ketika itu Siregar mempertanyakan keberadaan anak dan istrinya kepada ibu kandungnya, Tumini. Mendengar pertanyaan sang anak, Tumini meminta agar Siregar mencari dahulu, karena sang ibu sedang meracik sayuran untuk dagangan yang akan dijual esok hari.

Karena tersinggung dengan jawaban ibunya, Siregar pun marah sambil memegang sebilah senjata tajam jenis keris dan mengancam orang nya. Bahkan, Siregar sempat mengancam akan membunuh kedua orang tua nya bila tidak menemukan anak dan istrinya itu.

Merasa terancam, orang tua Siregar memutuskan untuk membuat laporan ke Polsek Pancur Batu, hingga akhirnya Siregar pun ditangkap.

Ketika ditemui wartawan, Kacabjari Pancur Batu Husairi, SH MH mengatakan, pihaknya mendapat peringkat kedua terbaik dalam penangan RJ tersebut. “Ya Alhamdulillah kita sebagai Cabang Kejaksaan di Pancur Batu mendapat piagam penghargaan sebagai terbaik dua dalam penanganan RJ ini. Untuk diketahui, Cabjari Pancur Batu sudah lima kali melakukan RJ, dan piagam ini kita terima dari Jaksa Agung,” terangnya.

Dengan adanya penghargaan ini, lanjut Husairi, pihaknya akan lebih baik lagi bekerja dan meningkatkan RJ yang diprogramkan Jaksa Agung tersebut.

“Kita bisa dengar sendiri dari masyarakat, bahwa RJ ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Yang jelas kita akan bekerja sebaik mungkin dengan motto, hukum tajam ke atas, humanis kebawah,” sebutnya.***